DAERAH  

Aksi Damai Bela Palestina di Kisaran Berjalan Tertib, Sempat Diwarnai Insiden Kecil

Aksi 1 2

FORUM ASAHAN | Aksi damai bela Palestina yang digelar Aliansi Umat Islam se-Kabupaten Asahan berjalan tertib, Jumat (21/5/2021). Aksi yang diikuti 40 Ormas Islam itu, digelar di depan Masjid Raya Kisaran.

Aksi tersebut diisi dengan orasi dari berbagai organisasi masyarakat (Ormas). “Hari ini kami melakukan aksi bela Palestina,” ujar Zulfirman saat berorasi.

Menurutnya, aksi dilakukan guna membangun bentuk solidaritas umat muslim mendukung Palestina dan mengecam keras zionis Israel. “Aksi ini sekaligus untuk menggalang dana yang akan disumbangkan langsung ke Palestina,” tegasnya.

Sistem penggalangan dilakukan secara menyebar dengan menggunakan kotak amal. “Sebelum aksipun kami telah melakukan beberapa titik di Kota Kisaran,” katanya.

Aksi galang dana ini tidak dipatokan berapa jumlah yang terkumpul. “Tidak menentukan berapa jumlah yang akan dikumpulkan. Namun kami tetap melakukan penggalangan dana,” katanya.

Dalam aksi galang dana itu dilaporkan terkumpul dana sebesar Rp 1,3 juta lebih. Dana itu akan disalurkan untuk membantu warga Palestina.

Orasi aksi damai itu disampaikan secara bergantian. Massa mengecam kebiadaban tentara Israel yang membunuh anak-anak dan perempuan Pelastina di Gaza dalam beberapa hari belakangan.

“Zionis Israel tidak dapat dipercaya, meski saat ini sudah digelar gencatan senjata. Pasalnya dari pengalaman lalu, setelah ada kesepakatan damai, zionis tetap berulah melakukan perluasan wilayahnya dengan mencaplok wilayah pemukiman Pelastina,” kata salah seorang orator yang disambut dengan teriakan zionis Israel biadab.

Sementara orator lain mengungkapkan, “Saudara-saudara kami warga Pelastina, sesungguhnya kami sangat mendukung perjuanganmu yang berjihad melawan kezaliman Yahudi Israel.”

“Sungguh dalam jihad yang saudaraku lakukan untuk saat ini kami hanya bisa membantu dengan doa dan meminta kepada pemimpin dunia menekan zionis,” teriaknya.

Sempat Ribut Dengan Kapolsek

Aksi damai yang berjalan tertib dan terkendali, sempat diwarnai insiden kecil. Usai aksi, massa yang membubarkan diri masuk ke halaman Mesjid Raya Kisaran, untuk beristirahat dan melaksanakan sholat. Mirisnya, Kapolsek Kisaran Kota, Iptu Joy Sianipar dengan menggunakan pengeras suara menghalau massa yang berada di mesjid untuk membubarkan diri. Kapolsek menghalau massa agar keluar dari mesjid.

Melihat sikap Kapolsek itu, massa dari berbagai Ormas Islam tersebut sontak marah dan tersinggung. “Jangan Anda halau kami dari rumah ibadah kami. Apa hak saudara mengusir kami dari mesjid kami ini. Apa agama saudara? Keluar Anda dari mesjid ini,” teriak Rijal, salah seorang peserta aksi sembari meminta massa untuk tenang dan tidak terpancing dengan sikap sang Kapolsek.

Beberapa peserta aksi lainnya dan sejumlah perwira kepolisian yang bertugas menjaga aksi damai berusaha menenangkan keadaan dengan membawa keluar Kapolsek dari halaman mesjid. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *