DAERAH  

Diduga Mobil Pimpinan DPRD Asahan Laka Lantas Korban Meninggal Dunia

istri korban tabrakan

FORUMKEADILANSUMUT.COM | Kasus tabrak lari yang terjadi di jalan lintas Kisaran – Tanjung Balai sekitar 1 bulan lalu mulai menemukan titik terang. Sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut mengaku melihat plat nomor mobil double cabin menabrak korban Syahrial (38) hingga mengalami kematian.

“Iya bang, kami sempat melihat pelaku melarikan diri ke arah Tanjung Balai dan kami sempat mengejar dan mencatat BK nya bang. Tapi kami gak sempat memfoto karena kami naik sepeda motor,” ujar saksi yang enggan menyebutkan identitasnya saat melapor ke Pos Lantas Simpang Kawat.

Berdasarkan keterangan saksi plat nomor mobil tersebut  milik Pemkab Asahan yang  ada di Sekretariat DPRD Asahan. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dewan Syahrul Effendi Tambunan SH saat dikonfirmasi terkait status mobil tersebut.  “Kalau benar plat nomor mobil tersebut BK 8730 V, itu adalah milik Pemkab Asahan yang difungsikan di Sekretariat DPRD, dan itu digunakan oleh wakil ketua DPRD Asahan H Benteng Panjaitan SH,‘’ ujar Syahrul menerangkan.

Namun saat dikonfirmasi pada Sabtu (17/04/2021), Benteng yang merupakan anggota DPRD Asahan dari Partai Golkar ini mengaku tidak mengetahui apapun tentang kecelakaan yang melibatkan mobil dinasnya itu. Menurutnya, jika ada pihak yang merasa menjadi korban, silahkan membuat pengaduan ke pihak Kepolisian agar kasus ini tidaksimpang siur. “Kita gak usah ribet lah, ya lebih baik dilaporkan saja ke polisi, biar jelas kasusnya. Nantikan pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan. Kalau terbukti pasti akan dilakukan pemanggilan, ok ya gitu aja ya,‘’ kata Benteng singkat saat dikonfirmasi via seluler.

Saat tim jurnalis mengunjungi rumah korban dan keluarga mengatakan dan memohon agar pihak berwajib dan pihak Satlantas Polres Asahan agar segera memproses kejadian ini berhubung banyak saksi dilokasi kejadian pada saat malam kejadian meliat mobil tersebut. “Bahkan ada yang mencatatnya,” ujar Irmayani (38 tahun) istri almarhum yang mempunyai 5 anak ini.

“Pada saat kejadian, malam tersebut anak yang ke 5 baru berumur 4 hari. Cemana lah nasib anak2 saya ini pak,” tutur Irmayani sambil berurai air mata.

Saat ditemui, Kaops Lantas Simpang Empat mengatakan akan memproses segera laporan dan kejadian laka lantas ini. Pihaknya akan melakukan rekrontuksi di lokasi kejadian dan memanggil saksi-saksi yang ada di loksi kejadian dan melihat kejadian pada 14 Maret 2021 lalu.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *