FORUM DELISERDANG | Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang siaga mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak sapi. “Setelah merebak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jawa Timur dan Aceh, kami langsung mendatangi peternak untuk sosialisasi dan melakukan penyuluhan dengan menghimbau agar peternak tidak membeli ternak dari daerah lain serta tidak memindahkan lokasi ternaknya ke tempat lain,” kata Refli Siregar Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang, Jumat (27/5/2022).
Pihak kementerian, katanya, juga telah datang untuk pengarahan bagaimana mencegah penyebaran dan mengobatinya dengan memberikan bantuan obat. Kemudian mengikuti rapat kordinasi antar kabupaten /kota di Propinsi Sumut untuk pencegahan dan penanggulangannya.

Menurut Refli Siregar, selain melakukan sosialisasi dilakukan juga pengecekan ternak di seluruh kecamatan baik yang di kandang maupun yang digembalakan. Hasilnya, ditemukan 430 ternak sapi yang terjangkit PMK di lima kecamatan yaitu Kecamatan Tanjung Morawa, Pagar Merbau, Percut Sei Tuan Hamparan Perak dan Galang. Kemudian dilakukan pengobatan dua kali dalam seminggu untuk setiap ternak. Hasilnya 90% sehat dan 10% menyusul sehat . “Saat ini hasil monitoring dan investigasi kami, tidak ada informasi penambahan penularan PMK dan kami akan terus melakukan pemantauan,” ujar Refli Siregar.
PMK ini hanya menular pada hewan ruminansia (pemakan rumput) yang berkuku genap seperti sapi, kerbau, domba dan kambing dengan tingkat risiko kematiannya sangat rendah dan mudah diobati. “Jadi masyarakat jangan panik dan kalau ternaknya ada luka di mulut, kaki dan daerah kuku segera melapor agar dilakukan pengobatan, karena gejala PMK seperti itu,” kata Refli Siregar. (Nikson Sinaga)







