FORUM JAKARTA | Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri optimis partainya akan menang dalam Pemilu 2024 mendatang. Hal tersebut disampaikan Megawati dalam acara peresmian 25 kantor baru PDIP, Minggu (30/5/2021) kemarin.
“Kita ini kan mau menang. Kita mau jadi partai pelopor. Bisa apa tidak? Bisa,” ujar Megawati dalam pernyataannya dalam peresmian yang digear secara virtual dan dihadiri hampir seribu orang pengurus partai seluruh Indonesia.
Megawati tidak peduli bila ada masyarakat lain yang ingin mencibirnya. Megawati kemudian menjelaskan, sejatinya bala tentara yang dimilikinya saat ini adalah para kader PDIP.
“Kalau saya sih, karena kalian ini, loh. Tahu nggak? Bala tentara saya ya kalian. Kaliannya melempem, melempem lah saya,” jelasnya.
Megawati pun meminta semua kader untuk tidak lemah dan mau bergerak untuk membesarkan partai. “Jangan lupa, loh. Kalau kalian nggak mau bergerak, mau gimana besar partai kita?” ungkap dia.
Megawati pun berharap pengurus PDIP di daerah lain bisa segera mengikuti untuk membangun kantor partai. Ia mengatakan struktur partai paling kecil yakni anak ranting pun boleh mendirikan kantor partai.
Megawati mengatakan keberadaan kantor partai penting untuk berkegiatan. Ia pun menginstruksikan bahwa jajaran partai di daerah harus selalu menggelar rapat.
Ada tiga kantor partai setingkat Dewan Pengurus Daerah (DPD) yang diresmikan, yakni DPD PDIP Kalimantan Timur, DPD PDIP Sulawesi Tengah, dan DPD PDIP Maluku.
Sedangkan di tingkat Dewan Pengurus Cabang atau kabupaten/kota ada 16 wilayah. Yakni DPC PDIP OKU Timur, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Kapuas, Barito Utara, Pulang Pisau, Pamekasan, Kota Tangerang Selatan, Sukoharjo, Murung Raya, Bojonegoro, Kota Tasikmalaya, Kota Metro, Brebes, Barito Selatan, dan Tapanuli Utara.
Sementara kantor partai setingkat kecamatan alias Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP adalah di 6 kecamatan di Sukoharjo, Jawa Tengah. Yakni di PAC Sukoharjo, PAC Nguter, PAC Bulu, PAC Weru, PAC Polokarto, dan PAC Mojolaban.
Selain yang diresmikan, Megawati mengatakan PDIP mempunyai lebih dari 50 kantor partai. Ia menilai jumlah ini masih sangat minim, tetapi memakluminya. “Karena kita sendiri juga tahu, kita harus punya tanahnya, harus punya dananya. Asal bergotong royong, hal demikian bisa dicapai. Bayangkan, dari kita tidak punya apa-apa,” katanya.










