FORUM HUMBAHAS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0210/Tapanuli Utara resmi dibuka di Desa Sijarango, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Rabu (15/7/2026). Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Humbahas, Polri, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0210/TU, atas komitmennya mendukung pembangunan daerah melalui program TMMD.
Menurut Bupati, sasaran utama TMMD ke-129 tahun ini adalah pembukaan akses jalan yang menghubungkan Desa Sijarango menuju Pusuk II, yang selama puluhan tahun menjadi harapan masyarakat setempat.
“Melalui kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah ini diharapkan keterisolasian antarwilayah desa dapat teratasi, mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan,” ujarnya.
Program TMMD kali ini melibatkan sekitar 200 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Polri, serta masyarakat.
Selain pembukaan jalan sepanjang 5.300 meter, berbagai sasaran fisik lainnya juga akan dikerjakan, meliputi pembangunan lima unit gorong-gorong, lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), lima unit sumur bor, rehabilitasi lima bilik MCK, serta rehabilitasi satu unit rumah ibadah.
Bupati menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya bertujuan membuka akses transportasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan distribusi hasil pertanian, perluasan pelayanan publik, dan percepatan pembangunan desa.
Sementara itu, Komandan Satuan Tugas TMMD ke-129 yang diwakili Kepala Staf Kodim 0210/TU, Mayor Arh. A.S. Butarbutar, mengatakan bahwa TMMD merupakan implementasi pembinaan teritorial dan operasi militer selain perang yang dilaksanakan TNI bersama pemerintah daerah.
Menurutnya, kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat bukan sekadar membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, disiplin, serta budaya gotong royong.
“TMMD merupakan wujud nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membuka akses wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan TMMD sehingga seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Pembukaan TMMD ke-129 turut dihadiri Ketua DPRD Humbahas Parulian Simamora, Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, Danyon TP 955/HS Letkol Inf Samuel L. Simbolon, perwakilan Kejaksaan Negeri Humbahas Kasubsi Intel Daniel Lumban Batu, Pabung Humbahas Letkol Cba M. Manurung, Pabung Toba Mayor Arm G. Sebayang, Pasiter Korem 023/KS Mayor Inf K. Nainggolan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala desa se-Kecamatan Pakkat, serta masyarakat Desa Sijarango.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-129 ini, diharapkan pembangunan infrastruktur di kawasan pedesaan dapat berjalan lebih cepat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Humbang Hasundutan.
(harapan sagala)







