Biadab! Ibu Bunuh Anak Kandung Gara-gara Tumpahkan Gula

Ibu Bunuh Anak
Kepala Kepolisian Rote Ndao AKBP I Nyoman Putra Sandita, memaparkan kasus pembunuhan yang dilakukan seorang ibu terhadap anak kandungnya hanya gara-gara menumpahkan gula saat membuat teh

Awalnya Rince melapor bahwa ia tidur siang bersama Mikel dan anaknya yang lain. Saat bangun tidur, sang ibu kaget karena tak melihat Mikel di rumah. “Ibunya lalu mencari di sekitar rumah, termasuk ke rumah tetangga, tetapi tidak ditemukan. Sehingga dilaporkan ke aparat desa setempat,” kata Anam.

Warga desa bersama keluarga, kemudian mencari di sejumlah tempat, tapi tetap saja bocah tersebut tak ditemukan. Selanjutnya, pada Senin 18 Juli 2022, diperoleh informasi dari warga yang mencium aroma busuk dari arah hutan bagian barat dari rumah Mikel.

Kemudian mayat Mikel pun ditemukan oleh kakaknya bernama Decon Nale. Jenazah ditemukan sekitar satu kilometer arah barat dari rumah mereka. Jenazah Mikel dievakuasi ke rumahnya oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao bersama personel Polsek Rote Barat dan warga. Petugas medis setempat, selanjutnya melakukan pemeriksaan luar pada tubuh Mikel.

Hasil pemeriksaan, terdapat luka lecet pada bagian kaki dan tangan, kebiruan pada bagian bibir, ujung jari kaki dan tangan, luka pada bagian leher, kondisi kepala hidung dan anus sudah ada belatung. “Korban diperkirakan meninggal sekitar 2 sampai 3 hari sebelum ditemukan dengan diagnosa awal, meninggal karena kekurangan oksigen,” ungkap Anam seraya menyebut jenazah Mikel lalu diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

Dari pengusutan polisi, terungkap bahwa Mikel ternyata dibunuh oleh Rince, ibunya sendiri. Bocah berusia dua tahun itu dianiaya secara keji. Selain kaki, tangan dan tubuhnya dipukuli, wajah Mikel juga tak luput dari penganiayaan. Polisi pun akhirnya mengamankan Rince untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (zas/int)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *