DAERAH  

Diduga Dipaksa Oknum Polisi Edarkan Sabu, Warga Sawit Seberang Diculik dan Dianiaya

ff5da9d4 e50b 48cf 8b30 891fa7847040
kereta Kawasaki KLX milik CP yang juga jadi sasaran amukan oknum polisi

FORUM SAWIT SEBERANG | Warga Kecamatan Sawit Seberang, Langkat berinisail CP alias As disebut – sebut diculik dan dianiaya oknum polisi dan 7 temannya, Minggu (27/11/2022) silam. Korban menyebutkan, dirinya dipaksa Briptu EO untuk mengedarkan sabu di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

“CP alias As diculik orang tak dikenal (OTK) diduga dipimpin Briptu EO oknum Polsek Stabat. Sedangkan 7 orang lelaki lainnya mengaku polisi dari Polres Langkat,” ungkap nara sumber sembari meminta hak tolaknya, Kamis (15/12/2022) siang.

Setelah mengayunkan parang ke arah korban, lanjut sumber, OTK terebut kemudian membawa dan menculik CP dengan menggunakan 2 unit mobil dari Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sawit Seberang. Mata CP kemudian ditutup. Korban pun diikat dengan menggunakan tali oleh OTK teresbut.

Setelah didalam mobil, kemudian oknum polisi yang bertugas di Polsek Stabat itu menyuruh korban untuk mengedarkan sabu. Nantinya, sabut itu akan dipasok dari oknum aparat penegak hukum tersebut.

“Malam harinya, korban dikembalikan dalam keadaan dengan kondisi luka dan lebam, serta mengalami trauma. Selain itu, HP Oppo dan uang korban juga dirampas,” terang sumber.

Tak hanya CP, kereta Kawasaki KLX yang dikendarainya juga jadi sasaran amukan oknum polisi itu beserta temannya. Akibatnya, kereta itu mengalami kerusakan di beberapa bagian bodinya.

Setelah itu, Briptu EO ada juga menghubungi rekan CP via telepon seluler, untuk mengedarkan sabu. Namun hal itu dengan ditolak oleh rekan CP, sembari memberikan alasan kepada Briptu EO.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Stabat AKP Ferry Ariandy SH MH enggan memberikan komentar. “Saya tidak mengetahui bg, dan tidak ada mendapat laporan dr ybs…,” kata Ferry via pesan WhatsApp-nya. (Ahmad)