Maksud kegiatan ini adalah tersedianya data dan informasi epidemiologi sebagai dasar manajemen Kesehatan untuk pengambilan keputusan dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, program Kesehatan dan peningkatan kewaspadaan serta respon kejadian luar biasa yang cepat dan tepat.
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah:
1. Untuk mengetahui distribusi, frekuensi, dan determinan penyakit di suatu wilayah.
2. Melakukan penyebarluasan informasi dari data yang telah diperoleh.
3. Mendeteksi terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) di suatu wilayah.
4. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan
kejadian penyakit.
Berdasarkan hasil analisis , didapat kesimpulan sebagai berikut :
* Dalam 3 tahun terakhir, sedikitnya terdapat 58 jenis penyakit yang telah dikategorikan berdasarkan nama penyakitnya. Berdasarkan analisis terjadi peningkatan kasus penyakit hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Purwakarta.
* 4 jenis penyakit dengan penderita terbanyak adalah ISPA, Diare dan Gastrenteritis,
Demam, dan Konjutivitis.
* Dalam 4 tahun terakhir terdapat Kejadian Luar Biasa (KLB) berupa penyakit Difteri
yang terjadi di 7 kecamatan.
* Dalam 6 tahun terakhir masih terdapat kasus Stunting (kekurangan gizi pada bayi) di Kabupaten Purwakarta.
Namun berdasarkan analisa, angka tersebut cenderung
memiliki trend yang menurun setiap tahunnya.
* Mayoritas sebaran penyakit berada di pusat perkotaan (Kecamatan Purwakarta) dan dekat dengan kawasan industry (Kecamatan Babakan Cikao, Bungursari, dan Sukasari). Hal tersebut mungkin terjadi dikarenakan tingginya polusi di wilayah tersebut. (Advetorial)









