Ia pun mengajak seluruh elemen baik di puskesmas, organisasi profesi hingga pemerintah kabupaten untuk berperan aktif di putaran kedua sehingga mencapai cakupan untuk menjaga penerus bangsa kelak.
“Ini bukan saja tugas petugas kesehatan, namun harus menjadi kepentingan bersama untuk menjaga penerus masa depan,” imbuhnya.
Neli juga mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan yang sudah berpartisipasi dalam menyukseskan Sub PIN Polio Putaran Pertama.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Samsul Bahri juga mengatakan, banyaknya kendala saat putaran pertama menjadi salah satu acuan ke depan untuk terus proaktif menciptakan ide yang efektif untuk menyukseskan putaran kedua.
“Dari kendala sebelumnya ini bisa jadi pengalaman bagi kita agar putaran kedua dapat menentukan langkah yang tepat” ujar Samsul. (Advetorial)









