Di sela-sela kunjungannya, Mahyuzar berharap kepada Dinas Kesehatan untuk mengadakan sosialisasi kepada calon pengantin agar mereka tahu cara menjaga kesehatan bayi sejak dalam kandungan.
“Diharapkan ke depan tidak ada lagi anak-anak yang kurang asupan nutrisi dan lahir dalam kondisi sehat bebas dari stunting,” ujar Mahyuzar.
Mahyuzar juga mengimbau kepada orang tua Khalis Muktadam untuk terus merawat putra mereka, baik dengan terapi maupun memberikan asupan makanan yang baik.
“Kami berharap agar orang tua Khalis tidak bosan merawatnya dan terus memberikan yang terbaik untuk buah hati mereka,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Mahyuzar bersama Kadis Sosial P3A Aceh Utara, Iskandar, S.STP, MSP, menyerahkan bantuan berupa kasur, selimut, family kit, beras, telur, dan kebutuhan lainnya yang diterima langsung oleh kedua orang tua Khalis.
Turut hadir dalam kunjungan ini, Direktur Umum Rumah Sakit Cut Mutia, dokter spesialis saraf dan spesialis anak RSU Cut Mutia, Kabid dari Dinas Kesehatan, Kabag Humas Setda Kabupaten, Muspika Seunuddon, Kepala Puskesmas Blang Geulumpang, dokter umum Puskesmas Blang Geulumpang yang menangani Khalis, serta para pendamping PKH. (ADVETORIAL)








