Anggota DPRD Sumut Sri Kumala Sosialisasikan Perda Nomor 1/2019

2 1 39

FORUM ASAHAN |  Anggota DPRD Sumatera Utara, Sri Kumala SE MM, bertemu konstituen di Asahan. Politisi Partai Gerindra ini menjalin silaturahmi, sekaligus mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang fasilitas pencegahan penyalahgunaan narkoba dan psikotropika.

Sosialisasi yang digelar di SMK Negeri 1 Kisaran itu dihadiri Plt Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Asahan, Kompol Rohim Gultom, Kepala Sekolah SMKN-1 Kisaran, Drs Edu Butarbutar, ratusan siswa-siswi, dewan guru dan masyarakat, Jumat (23/7/2021). Acara ini berjalan lancar dan hikmad dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala SMKN-1 Kisaran, Drs Edu Butarbutar menyambut baik kehadiran tokoh wanita Sumatera Utara, Sri Kumala dan rombongan. “Kami sangat senang, ibu bisa hadir di tengah-tengah siswa-siswi anak didik kami,” ujarnya.

Edu juga mengaku kagum dengan pengabdian yang dilakukan Sri Kumala. “Nama ibu sudah santer dan sering kami dengar diperbincangkan warga Asahan, khususnya yang di desa-desa. Kami tahu, ibu sering turun ke daerah pemilihan menerima aspirasi warga dan memberikan bantuan-bantuan untuk warga,” ucap Edu kagum.

Dalam kesempatan itu, Plt Kepala BNN Asahan, Kompol Rohim Gultom memaparkan materi bahaya narkoba. “Benar kalau Sumatera Utara rangking pertama dalam peredaran narkoba. BNN Asahan tidak pernah putus asa memutus rantai peredaran narkoba di Asahan ini,” katanya.

Pihak BNN juga akan selalu melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala desa dan organisasi kemasyarakatan di Asahan. Karena itulah, pihaknya turut memanfaatkan kesempatan sosialisasi Perda Nomor 1/2019 yang dimotori anggota DPRD Sumut, Sri Kumala.

“Kami  juga sering menyampaikan bahwa pendekatan keagamaan lebih penting dalam membendung dan membrantas peredaran narkoba ini. Karena dalam ajaran agama Islam maupun agama Nasrani dan agama lainnya, sudah jelas dilarang mengonsumsi minuman keras, narkoba dan sejenisnya,” tutur Kompol Rohim Gultom.

Pada kesempatan itu, anggota DPRD Sumut Sri Kumala menyampaikan bahwa narkoba sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara. “Apalagi sasaran para bandar narkoba tersebut adalah para anak-anak muda, khususnya pelajar,” ucap Sri Kumala yang dikenal sangat merakyat itu.

Politisi Partai Gerindra ini sebelumnya sempat menyebut bahwa Sumatera Utara rangking pertama dalam peredaran narkoba. Kondisi ini disebabkan daerah Sumatera Utara berbatasan dengan negara lain dan banyak pelabuhan-kecil kecil yang mempermudah datangnya narkoba dari luar negri.

Di akhir acara, Sri Kumala memberikan cenderamata dan bingkisan kapada pelajar-pelajar yang berhasil memenangkan kuis disediakan oleh panitia. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *