HUKUM  

Unggahan Viral Tuding Guru SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, Kepsek Beri Tanggapan

8550166a 9c77 41fe a2a3 232dbe297989

FORUM Tebing Tinggi | Sebuah unggahan di media sosial Facebook yang memuat persoalan rumah tangga dan menyebut seorang perempuan yang diklaim sebagai guru di SMA Negeri 1 Kota Tebing Tinggi, viral dan menjadi perhatian warganet.

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun mengaku sebagai anak perempuan dari pria yang disebut dalam postingan. Pemilik akun menyampaikan rasa kecewa dan malu atas persoalan yang menurut pengakuannya terjadi dalam keluarganya. Unggahan itu juga disertai foto seorang pria bersama perempuan yang disebut dalam narasi sebagai guru di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi.

Pemilik akun kemudian menyampaikan pernyataan terbuka melalui media sosial. Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa pria dalam foto tersebut diduga telah tidak lagi memiliki hubungan dengan ibunya, meski menurut pengakuannya proses perceraian belum resmi. Ia juga menyoroti beredarnya foto kebersamaan pria tersebut dengan perempuan yang disebut sebagai seorang guru.

“Saya selaku anak perempuan pertama merasa sangat malu dengan perilaku tidak terpuji yang dilakukan orang tua laki-laki saya,” tulis pemilik akun dalam salah satu komentarnya yang turut beredar di media sosial.

Dalam unggahan lainnya, pemilik akun juga menyebut perempuan tersebut sebagai seorang PNS yang mengajar di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi. Namun, berbagai tudingan yang disampaikan melalui media sosial tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Kepala SMA Negeri 1 Kota Tebing Tinggi, Paino, akhirnya memberikan tanggapan setelah dikonfirmasi FORUM melalui pesan WhatsApp pada Rabu (12/8/2026). Paino mengaku kecewa atas persoalan yang beredar tersebut, baik terhadap ASN yang bersangkutan maupun pihak yang memviralkan informasi di media sosial.

“Ya, saya selaku kepala sekolah kecewa. Yang pertama kecewa terhadap ASN-nya, yang kedua kecewa dengan yang memviralkan. Maunya konfirmasi dulu ke sekolah,” ujar Paino melalui pesan WhatsApp.

2da17566 974c 475c a60f 1219d09737b3

Paino menjelaskan bahwa pihak sekolah juga tengah melakukan proses terhadap ASN yang bersangkutan. Menurutnya, penanganan persoalan tersebut dilakukan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.

“Karena yang bersangkutan pun sedang kami proses. Hasil dari proses yang kami lakukan akan kami sampaikan ke instansi di atas kami, biar pimpinan yang mengambil keputusan. Kalau kami hanya menjalankan sesuai mekanisme dan regulasi yang ada,” katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pihak sekolah tidak mengabaikan informasi yang berkembang, namun memilih menindaklanjutinya melalui mekanisme internal dan proses yang sesuai ketentuan.

FORUM tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak lain yang disebut dalam unggahan tersebut. Informasi mengenai persoalan pribadi yang beredar di media sosial juga perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak berkembang menjadi kesimpulan sepihak sebelum adanya kepastian atau hasil pemeriksaan dari pihak berwenang, dan mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyebarluaskan maupun menyimpulkan kebenaran sebuah tudingan yang beredar di media sosial. Setiap pihak tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan memperoleh proses yang adil sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku.( Met )