FORUM MEDAN | Dengan adanya nepotisme yang dilakukan Syaparuddin Lubis selaku kepala lingkungan lama di Link IV Kel Perintis Kec Medan Timur dengan nunjukan langsung kepling baru Anung Harianto terkesan secara tertutup yang notabenenya bukan warga Link IV Kel Perintis Kec Medan Timur, membuat warga marah.
Kemarahan itu langsung diperlihatkan warga dengan mendatangi kantor camat Kec Medan Timur, Jumat (19/11/2021) kemarin. Kedatangan warga Link IV itupun disambut Camat Medan Timur, Noor Alfi Pane, AP, Lurah Perintis, Siti Arnisa, Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Tambunan dan Kanit Iptu Jepri Simamora ini sebenarnya sudah kesekian kalinya lewat audiensi kekantor lurah. Namun lurah dinilai dalam hal penyambutan dinilai kurang mengenakkan bagi warga.
Dalam orasi yang dipimpin ibu Titin dan Yudoka didepan camat, lurah, kapolsek Medan Timur warga meminta agar pihak kecamatan untuk menyikapi serius sekaligus menegur Lurah Perintis, Siti Arnisa yang manerima seorang kepala lingkungan dimana bukan warga asli Link IV Kel Perintis.
“Kedatangan kami ke kantor Camat Medan Timur tidak lain sebagai bentuk kekecewaan warga Link IV Kel Perintis dimana mantan kepala lingkungan lama, Syaparuddin Lubis yang usianya sudah lanjut, telah menunjuk menantunya sebagai pengganti yang notebenenya bukanlah warga kami,” kata Yudoka yang diaminkan Titin semua warga.
Dikatakan, anehnya pengangkatan kepala lingkungan IV Kel Perintis tidak sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) kota Medan No 21 Tahun 2021.
Padahal sama diketahui sesuai Perwal walikota Medan, siapa saja yang menjabat sebagai kepala lingkungan, haruslah penduduk asli yang sudah lama menetap ataupun minimal dua tahun lamanya didaerah yang dimaksud.
Sementara Anung Harianto sendiri selaku kepala lingkungan IV Kel Perintis Kec Medan Timur, sama sekali bukan penduduk setempat.
“Artinya ini sudah sangat melanggar peraturan yang ada, juga kita tidak mengetahui bentuk kerja sama dengan lurah makanya Anung Harianto yang merupakan menantu dari Syaripuddin Lubis menjabat sebagai kepling dilingkungan kami,” ucap Yudoka serius.
Ketika ditanya sikap Camat Medan Timur, Yudoka kembali mengatakan, sangat respon dengan aksi warga Link IV Ke Perintis yang memohon agar mencopot kepala lingkungan yang bukan penduduk asli.
“Kalau dilihat dari mimik wajah Pak Camat yang disaksikan oleh Kapolsek dan Kanit Polsek Medan Timur, sangat merespon. Bahkan Camat berjanji akan menindak lanjuti masalah ini dengan memanggil lurah, mengapa bisa terjadi,” tambah Yudoka.
Masih dikatakan Yudoka, bahwa Camat Medan Timur segera akan menujuk Plt untuk kepling di Link IV. Selain itu camat juga berjanji dalam hal penjaringan kepling harus transparan dan mengikuti peraturan walikota yang ada.
“Makanya ditunggu tindak tanduk pak camat, dan kalau hal ini tidak ditanggapi, maka kami selaku warga Link IV Kel Perintis Kec Medan Timur akan mengadu ke pak walik kota Medan, Bapak Bobby Afif Nasution,” pungkas Yudoka mengakhiri.
Sementara Camat Medan Timur, Noor Alfe Pane AP saat ditemui di kantornya, tidak berada di tempat karena ada acara pembukaan UMKM. Sedangkan Lurah Kel Perintis Siti Arnisa saat dihubungi lewat hanpon selular tidak ada jawaban. (kesuma)







