FORUM RANTAUPRAPAT | Pengurus Wilayah Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Sumatera Utara periode 2023-2028, resmi dilantik. Ustadz H Idris Aritonang diamanahkan menakhodai organisasi yang konsisten memberdayakan dunia pendidikan Islam tersebut.
Pelantikan PGMNI Sumut digelar di Convention Hall hotel Grand Suma Blok Songo, Labuhanbatu Selatan, Selasa (28/11/2023). Hadir dalam pelantikan ini, Ketua Umum Pengurus Besar PGMNI H Heri Purnama, pengurus PB Asep Mahfuddin, mantan Wagubsu H Musa Rajeckshah, dan bendahara PW PGMNI Jawa Barat teh Rini. Tampak juga Dewan Kehormatan PW PGMNI Sumut H Khairuddinsyah (Buyung) Sitorus, Bupati Labura, Sekda Labura, dan ratusan guru madrasah serta undangan lainnya.
Para pengurus PW PGMNI Sumut dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum PB PGMNI, H Heri Purnama. Ia meminta pengurus yang dilantik agar menjalankan roda organisasi dengan baik dan dapat menghidupkan PGMNI di kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Sebelumnya, Ketua PW PGMNI Sumut, ustadz H Idris Aritonang mengatakan pihaknya siap menjalankan amanah organisasi.
“Kenapa saya pimpin PGMNI Sumut ini? Bukan karena ingin ambil nama tidak. Ini murni panggilan hati. Karena saya pernah merasakan guru madrasah yang sangat sangat menyedihkan honor nya. Oleh sebab itu, saya siap menerima amanah ini dan siap untuk terus berjuang mendampingi, memperjuangkan kesejahteraan guru guru madrasah,” katanya.
Ustadz Idris mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik para tokoh, alim ulama, dan sahabat yang membersamai memegang amanah organisasi PGMNI.
‘Terimakasih buat Ketua Umum PB, kang Heri Purnama yang sudah ikhlas hadir untuk melantik kami, teh Rini yang datang dari Provinsi Jawa Barat menghadiri pelantikan kami ini,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ustadz Idris juga menegaskan bahwa mantan Wagubsu H Musa Rajeckshah didaulat menjadi Dewan Kehormatan PW PGMNI Sumut. “Pak Musa Rajeckshah juga resmi telah kami angkat menjadi dewan kehormatan PW PGMNI Sumut. Begitu juga Pak Hendriyanto Sitorus sebagai Dewan Kehormatan Kehormatan PW PGMNI Sumut. Mereka adalah orang-orang yang ikhlas untuk membangun bangun sekolah sekolah madrasah,” tukasnya.
Acara juga diisi dengan motivasi dari motivator (trainer) nasional H Asep Mahfudin dari Jakarta.( red)







