FORUM TEBINGTINGGI | Di serambi Masjid Al Hasanah Polres Tebing Tinggi, suasana sore pada Selasa (18/11/2025) terasa lebih hangat dari biasanya. Lantunan huruf-huruf hijaiyah terdengar saling bersahutan, dibacakan dengan suara polos anak-anak yang tengah belajar mengeja ayat demi ayat. Di sela-sela kesibukan menjaga keamanan, dua personel Polres Tebing Tinggi meluangkan waktu untuk mendidik generasi muda melalui kegiatan mengaji bersama.
Brigpol Harianda dari Sipropam Polres Tebing Tinggi dan Bripda Lutfi Hakim dari Sat Samapta berdiri sebagai pengajar, bukan dengan seragam tegas, melainkan dengan senyum ramah. Tangan mereka membimbing jari-jari kecil yang menelusuri tulisan Iqro’ dan ayat Al Quran. “Sebanyak tujuh anak mengikuti kegiatan belajar mengaji ini dengan antusias,” ujar Brigpol Harianda, bangga melihat semangat yang terpancar dari wajah anak-anak itu.

Suasana pembelajaran berlangsung lembut. Tidak ada tekanan, tidak ada batasan selain kemampuan tiap anak yang dihargai dengan penuh kesabaran. Brigpol Harianda dan Bripda Lutfi mengajarkan huruf demi huruf, lafaz demi lafaz, seolah menanam cahaya kecil di hati mereka — cahaya yang kelak diharapkan tumbuh menjadi akhlak yang baik.

Kegiatan mengajar ngaji ini bukan sekadar rutinitas. Lebih dari itu, ia menjadi jembatan keakraban antara kepolisian dan masyarakat. Dalam momen-momen sederhana seperti inilah kehadiran polisi tidak hanya dirasakan sebagai pelindung, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat.
Polres Tebing Tinggi berharap kegiatan ini dapat memperkuat pembinaan religius bagi anak-anak sekitar Mapolres, sekaligus menjadikan masjid sebagai pusat pembelajaran dan pembinaan moral. Dengan langkah kecil namun berarti ini, mereka berupaya menunjukkan bahwa keamanan dan kebaikan bisa tumbuh bersama—dimulai dari suara-suara kecil yang perlahan belajar membaca kalam Ilahi. (MET)








