Safari Jumat Subuh Keliling di Tebing Tinggi, Ustadz DR Abdul Khalik Kupas Hikmah Kalender Hijriah dan Keutamaan Amal Sepanjang Tahun

11c56175 6fde 4ae9 9558 7d2de123e5d5

FORUM Tebing Tinggi  Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti pelaksanaan Safari Jumat Subuh Keliling (Suling) yang digelar di Masjid Al Fattah, Kompleks Bhayangkara, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang dihadiri jamaah dari berbagai kalangan tersebut menghadirkan Ustadz DR. Abdul Khalik, MAP sebagai penceramah utama.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Khalik mengajak umat Islam untuk memahami makna mendalam di balik kalender Hijriah sebagai pedoman spiritual yang mengarahkan kehidupan seorang Muslim agar senantiasa dekat kepada Allah SWT.

Menurutnya, kalender Hijriah bukan sekadar sistem penanggalan, melainkan jejak perjalanan sejarah Islam yang sarat dengan nilai-nilai ibadah, pengorbanan, dan ketakwaan. Setiap bulan yang dilalui umat Islam mengandung keutamaan serta kesempatan untuk memperbanyak amal saleh.

“Memahami kalender Hijriah berarti memahami momentum-momentum istimewa yang Allah berikan kepada hamba-Nya untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan,” ujar Abdul Khalik di hadapan jamaah.

Ia menjelaskan bahwa bulan Muharram termasuk salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, berpuasa sunnah, dan meningkatkan amal kebajikan sebagai bentuk syukur atas nikmat kehidupan yang diberikan Allah.

Sementara itu, bulan Ramadan disebutnya sebagai bulan penuh rahmat dan ampunan yang menjadi ladang pahala bagi setiap Muslim yang berpuasa, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, bersedekah, serta menghidupkan malam-malam dengan ibadah.

d320a382 2ca5 4f8f 8502 7ee05cc279b2

Tak hanya itu, Ustadz Abdul Khalik juga mengulas keutamaan bulan Dzulhijjah yang identik dengan ibadah haji dan kurban. Menurutnya, sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan waktu yang sangat mulia sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir, doa, sedekah, dan berbagai amal kebajikan lainnya.

Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa pergantian bulan Hijriah hendaknya menjadi sarana muhasabah atau introspeksi diri. Setiap pergantian waktu merupakan pengingat bahwa usia manusia terus berkurang dan kesempatan beramal semakin terbatas.

“Jangan jadikan pergantian bulan hanya sebagai perubahan angka dalam kalender. Jadikan setiap pergantian waktu sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan memperbanyak amal saleh,” pesannya.

BACA JUGA: Safari Subuh Keliling Kembali Digalakkan di Kota Tebing Tinggi

Lebih lanjut, Abdul Khalik mengajak jamaah untuk menghidupkan amalan-amalan sunnah sepanjang tahun seperti puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, memperbanyak zikir, bersedekah, serta menjaga silaturahmi dan hubungan baik dengan sesama manusia.

Menurutnya, pemahaman terhadap kalender Hijriah akan melahirkan kesadaran spiritual yang kuat sehingga seorang Muslim mampu menjadikan seluruh perjalanan hidupnya sebagai ibadah dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kegiatan Safari Jumat Subuh Keliling tersebut juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga. Jamaah yang hadir tampak antusias mengikuti tausiyah dan berdiskusi mengenai berbagai amalan yang dapat dilaksanakan sesuai keutamaan bulan-bulan dalam kalender Hijriah.

Selain memperdalam wawasan keislaman, kegiatan ini dinilai penting dalam menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, tempat memperkuat persaudaraan, serta sarana menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Menutup tausiyahnya, Ustadz Abdul Khalik mengajak seluruh umat Islam untuk memanfaatkan setiap detik kehidupan dengan amal kebajikan dan kepedulian terhadap sesama. Sebab, kata dia, keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat hanya dapat diraih melalui keimanan yang kokoh dan amal saleh yang istiqamah.

Para jamaah berharap kegiatan Safari Jumat Subuh Keliling dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar menjadi sumber pencerahan spiritual bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks. (MET)