Advokat Gedung Peradi Medan Harus Jeli Dalam Menentukan Pilihan

1 14

Musyawarah Cabang (Muscab) ke-III DPC Peradi Medan akan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2022 mendatang di Hotel Danau Toba Medan. Pada Senin 07 Februari 2022 kemarin merupakan batas waktu pendaftaran peserta Muscab. Dari info yang beredar, jumlah peserta yang sudah terdaftar sebagai peserta pada Muscab ke-III Peradi Medan sebanyak 1167 orang.

Para advokat yang terhimpun di Gedung Peradi Medan sebagai pemegang mandat yang memiliki hak suara dan menentukan siapa dari ke-empat kandidat calon ketua yaitu rekan Themis SImare-mare, Roni Mantiri, Agus Azwir dan rekan ERWIN GADING P LINGGA yang akan memimpin DPC PERADI Medan Periode 2022-2027. Siapapun yang terpilih menjadi ketua pada Muscab ke–III DPC PERADI MEDAN pastilah yang terbaik.

Sebelum menentukan pilihan, sebaiknya para Advokat melihat Rekam jejak kandidat calon ketua. Jadilah pemilih yang cerdas. Oleh karenanya, sebaiknya sebelum menentukan pilihan siapa yang akan menjadi ketua pada Muscab akan datang para advokat harus jeli dalam menentukan pilihan. Semua rekam jejak kandidat harus dipelajari, apa yang sudah diperbuat oleh Kandidat Calon Ketua selama ini terhadap DPC PERADI MEDAN.

Kendidat yang didukung dan dipilih sebaiknya orang yang selama ini benar-benar aktif telah berbuat dan telah memberikan kontribusinya kepada Gedung Peradi Medan. Misalnya seorang kandidat nyata dan jelas telah berbuat untuk Gedung Peradi Medan seperti menyumbangkan pikiran, tenaga maupun finansial pada Gedung Peradi Medan sebagai wadah pemersatu advokat di Medan. Selain itu, sejauh mana seorang kandidat calon ketua telah berbuat untuk rekan sejawat yang terhimpung dalam keluarga besar Gedung Peradi Medan.

Advokat merupakan orang pintar, bijak, dan mempergunakan rasionalitas dalam menentukan pilhan dan  siapa yang akan dipilih sebagai ketua pada Muscab 12 Februari 2022 untuk memimpin DPC PERADI Medan Priode 2022-2027 para advokatlah yang menentukannya. Moga Advokat Medan Kompak, menjadikan Gedung Peradi Medan sebagai pemersatu.

Penulis Arizal SH MH


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *