FORUM LHOKSEUMAWE | Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Kesehatan bersama Satuan Tugas Penanganan Pengungsi Rohingya memfasilitasi puluhanan imigran rohingya yang ditampung di kamp pengungsian di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Lhokseumawe, Aceh untuk mengikuti vaksinasi COVID-19, baik dosis pertama maupun dosis kedua.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Pengungsi Rohingya Kota Lhokseumawe Marzuki di Lhokseumawe, Jumat, mengatakan, vaksinasi tersebut difasilitasi lembaga Organization International for Migration (IOM) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe.
“Imigran Rohingya yang mengikuti vaksinasi sebanyak 32 orang dari 41 orang yang tersisa dan ditampung di kamp penampungan sementara di BLK Lhokseumawe,” kata Marzuki.
Saat vaksinasi dosis pertama, kata Marzuki, imigran Rohinga yang divaksin sebanyak 93 orang. Namun, kini tersisa 41 orang karena imigran lainnya kabur atau melarikan diri dari kamp penampungan tersebut.
Sebelumnya, 105 imigran Rohingya didaratkan dan ditampung di BLK Lhokseumawe pada 31 Desember 2021 setelah mereka terkatung-katung di sebuah kapal motor di perairan Selat Malaka.
Dari 105 imigran tersebut, Sebanyak 67 orang di antaranya melarikan diri dari kamp penampungan. Kemudian, empat imigran yang sebelumnya ditampung di luar Aceh, bergabung dengan mereka. (ke halaman selanjutnya)







