Sementara itu, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Koperasi Lhokseumawe, M Rizal mengatakan, kebijakan tersebut diambil oleh Pemerintah Aceh sebagai upaya untuk menjaga kestabilan harga sembako di pasaran dengan pasokan, dan stok mencukupi.
Pasar murah ini, sebutnya, menyediakan beras 6.000 kg, gula 8.350 kg, minyak goreng 8.800 liter, tepung terigu 1.000 kg, dan telur ayam 30.200 butir.
Pasar murah di Kota Lhokseumawe diadakan sejak 19–22 Maret di empat kecamatan.

Rizal mengatakan, jika masyarakat belanja seharga Rp 161.000, maka masyarakat yang datang ke pasar murah itu sudah dapat memiliki beras 10 kg, gula 1 kg, tepung terigu 1 kg, migor 1 liter, dan telur ayam satu papan.“Warga bisa membeli satu paket diantaranya ada beras, telur, tepung, minyak goreng, dan gula”, Ujarnya.
Namun, jika menyesuaikan kebutuhan maka warga juga dibolehkan membeli sesuai kemauan.
Misalnya, hanya butuh beras dan telur, maka boleh dengan harga yang sesuai per item,” paparnya.
Sementara pasar murah akan kembali digelar Minggu (20//12/2022) di Gampong Mesjid Peunteut, Kecamatan Blang Mangat.
Lalu, pada 21 Maret 2022 di Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, dan terakhir pada 22 Maret 2022 di Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti.
“Kita mengimbau warga yang ingin membeli di lokasi pasar murah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker dan menjaga jarak,” tutupnya. (Adv)







