FORUM MEDAN | Dalam melaksanakan latihan yang digelar pagi sore, ternyata tak menghalangi para atlet yang menimba ilmu di Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut untuk lebih meningkatkan kualitas iman lewat tausiah yang didapat setiap hari setelah berbuka puasa.
Demikian dikatakan Kepala Unit Terpadu (UPT) Disporasu, H Afri Sugiator kepada wartawan di ruang kerjanya, Minggu (10/4/2022).
Dikatakan, jadwal latihan bagi atlet pelajar di PPLP Sumut, tidak ada perubahan dan tetap seperti hari biasanya. Hanya saja selama bulan suci Ramadhan waktu jam latihan sedikit dikurangi agar anak-anak tidak cepat lemas.
“Ya kita harus mengurangi waktu anak-anak berlatih. Sebab mereka yang beragama Islam melaksanakan ibadah puasa,” katanya serius.
Menurut Afri selama menjabat sebagai UPT, ia ingin menjadikan para anak-anak yang menuntut ilmu pendidikan formal maupun olahraga, harus menjadi anak yang lebih berguna di tengah-tengah masyarakat nantinya lewat pendalaman agama.
Dikatakan, saat bulan suci Ramadhan tahun ini, kegiatan keagamaan lebih diprioritaskan selain latihan rutin pagi sore sesuai cabor yang digeluti para atlet pelajar itu sendiri.
Afri menambahkan seperti, buka puasa, sholat maghrib, isha, taraweh, subuh dan dzuhur wajib tetap ada dan dilaksanakan secara bersama putra-putri, ditambah pemberian ilmu agama setiap malam dengan mendatangkan ustad dari luar. Tapi kalau tak bulan Ramadhan, seperti sholat maghrib, isha dan subuh para atlet putri yang beragama Islam sholat di asramanya sendiri. Sebab putra dan putri dipisahkan asramanya.
“Setelah berbuka dan sebelum sholat taraweh, anak-anak diberikan tausiah agama yang mana ustadnya berganti setiap hari. Begitu juga dengan para atlet beragama Nasrani, juga diberi waktu melaksanqkan ibadah kebaktian mereka,” ucapnya.
Sebab menurut Afri, anak-anak ssmuanya masih berjiwa muda dan labil. Jadi kalau tidak diberikan ilmu agama pada mereka, bisa saja hal-hal yang tak baik dilakukan mereka.
“Selain itu setiap malam Rabu, kita datang fisikologi dengan memberikan conseling (bimbingan) kepada setiap atlet baik secara perorangan, global. Makanya dibuat jadwal agar setiap cabor dapat menerima bimbingan,” katanya lagi.
Disinggung sikap Kadisporasu, Afri menambahkan, sangat mendukung sekali program yang dilakukan di PPLP Sumut, yang didalamnya ada kegiatan keagamaan terkusus bulan suci Ramadhan.
“Anak-anak yang disini jauh dari orang tua, sehingga perlu adanya siraman rohani pada mereka agar tidak kemana-mana. Dan yang paling membanggakan kita adalah, para orang tua anak sangat mengapresiasi hal positif yang kita gelar di PPLP Sumut,” tambah Afri serius sekaligus mengakhiri. (kesuma)







