Alan Sastra Bangga Putri Aulia dan Nur Ferri Raih Prestasi Atletik Grandprix di Swiss

ATLET
Dua atlet atletik binaan National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara, pasangan suami istri Putri Aulia dan Nur Ferry Pradana, sukses meraih prestasi membanggakan diajang grandprix para atletik di Notwill, Swiss.

Sementara Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting saat dihubungi via telpon selular mengatakan, sangat kagum sekaligus bangga dan berayukur atas prestasi yang direngkuh kedua atletnya.

Untuk itulah, prestasi ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi kedua atlet sebelum tampil di ajang ASEAN Para Games yang berlangsung di Solo pada 30 Juli–6 Agustus 2022 mendatang.

“Dengan hasil ini saya selaku ketua NPC Sumut sangat bangga terhadap dua atlet kita. Mudah–mudahan dengan hasil di Swiss, bisa menjadi motivasi bagi kedua atlet kita yang akan ikut di ASEAN Para Games di Solo. Insya Allah mereka bisa berkontribusi bagi Indonesia khususnya untuk Sumut ,” kata Alan.

Terkhusus bagi Nur Ferry, tidak hanya mampu finish kedua namun juga mampu memecahkan rekor catatan waktu terbaik atas nama pribadi di ajang Asian Para Games.

Tentu ini membuka peraih medali emas Peparnas 2021 ini bisa lolos ke Paralimpiade di Paris yang digelar 2024.

“Alhamdulillah dua atlet kita telah maksimal berlaga di Swiss dengan hasil yang membanggakan. Terkhusus Nur Ferry Pradana bisa memecahkan rekor ASIAN Para Games atas nama pribadinya dari 11,04 detik menjadi menjadi 10,92 detik. Dengan limit hasil catatan waktu 10,96 ini membuka jalan peluang Nur Ferry masuk atau lolos ke Paralimpiade Paris tahun 2024,” jelas Alan.

Sedangkan bagi Putri, dalam pertandingan wakru itu, catatan waktu pada grandprix kali ini sedikit menurun jika dibandingkan pada sesi latihan.

Mengingat peraih medali emas Asian Para Games 2018 ini dalam kondisi cidera. Beruntung, dirinya masih bisa memberikan performa maksimal.

“Sedangkan Aulia Putri yang hasil prestasinya di 100 meter dengan waktu 12,84 detik. Ini memang sedikit tidak maksimal karena dari hasil latihan 12,60 detik. Memang dia mengalami cidera kaki. Namun masih bisa finish di posisi kedua,” pungkas Alan mengakhiri. (kesuma)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *