FORUM MEDAN | “Sudahlah lah, sebab Tuhan yang tau…Ada yang tersaingi ketika saya bawa Rizki dan Putra…tapi ngak apa-apa aku santai saja”…
Begitulah kata Beny Tomasoa menyahuti pertanyaan wartawan soal dirinya mundur sebagai marketing tim PSMS, Jumat (24/6) malam.
Beny Tomasoa ditunjuk oleh manajemen PSMS sebagai direktur bisnis tim berjuluk Ayam Kinantan. Namun belum sampai dipertengahan jalan, Benny Tomasoa sudah menyatakan mundur dari jabatannya tersebut.
Padahal, Benny Tomasoa juga terlihat sudah berhasil menjembatani kembali Rizky Billar dan Putra Siregar dengan manajemen. Bahwa keduanya akan kembali datang ke Medan dan bertemu dengan manajemen teras PSMS membahas finalisasi kerjasama.
Meski belum mau membeberkan alasan lengkapnya, Benny Tomasoa terlihat tenang memberikan pernyataan. Eks manajer PSMS di era Indonesia Super League (ISL) ini menegaskan tak pusing jika tak didalam bagian PSMS.
“Menjadi marketing PSMS tentu hal menyenangkan bagi Saya. Karena bisa membantu klub yang membesarkan saya juga. Kemarin itu beberapa komunikasi dengan para sponsor, termasuk ke Rizky Billar dan Putra Siregar. Kami bertemu di Jakarta dan kabar baiknya mereka akan ke Medan kembali,” kata Benny Tomasoa.
“Lalu Saya juga sudah berkomunikasi dengan beberapa sponsor lainnya. Bahkan yang dari Singapura sudah tinggal atur waktu saja bertemu dengan manajemen di Medan. Tapi saya diminta mundur,” tambah Benny Tomasoa.
Dengan demikian, Benny menegaskan kalau komunikasi ke Rizky Billar dan Putra Siregar dapat kembali dilanjutkan oleh pihak manajemen PSMS di Medan nantinya.
“Untuk komunikasi lanjutan Rizky Billar dan Putra Siregar, ada pada manajemen PSMS. Saya juga uda komunikasi dengan orang Singapura dan pengacara kondang suku Batak di Jakarta. Saya tetap berdoa, semoga PSMS bisa kembali berjaya,” kata Benny Tomasoa.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi soal mundurnya Benny Tomasoa, pihak manajemen PSMS Medan mengakuinya. Melalui Julius Raja, sekretaris klub mengatakan, ada kesibukan yang lebih penting menjadi prioritasnya.
“Iya, Benny Tomasoa sudah tidak lagi marketing PSMS. Ada kesibukan (pekerjaan) beliau yang tak bisa ditinggalkan,” jawab Julius Raja.
“Ya..karena nanti orang nya rizki dan putra yang ikut membantu di bahagian marketing. Jadi supaya tidak double. Dan kita sudah sampaikan ke Bento, dia pilih mundur saja. Supaya tidak ada tumpang tindih,” tambah King lewat pesan wasthap nya sekaligus mengakhiri. (kesuma)







