FORUM MEDAN | Upaya persekongkolan membendung lajunya dukungan pencalonan Kepling 1 Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan CHA terkuak sudah, Senin (16/1/2023).
Informasi yang diterima awak media diduga Sekretaris Lurah Tanah Enam Ratus ZA ada merekayasa persyaratan pencalonan beberapa Kepling agar gugur.
Salah satunya yang diduga menjadi korban rekayasa tersebut adalah CHA.
Ceritanya saat penyerahan persyaratan calon Kepling di Kelurahan Tanah Enam Ratus CHA diminta ijazah SMP dan SMA oleh Seklur ZA untuk proses verifikasi
Permintaan Seklur ZA diamini Kepling CHA. Namun tunggu punya tunggu hari demi hari panggilan tak juga datang dari Kecamatan Medan Marelan.
Merasa risau lantas CHA mencari tau mengapa dirinya tak jua dipanggil pihak Kecamatan Medan Marelan untuk mengikuti wawancara dan ujian.
Akhirnya diketahui kalau berkas persyaratan pencalonan Kepling CHA yang dikirim ke Kecamatan Medan Marelan hanya dilampirkan ijazah SMP. Sementara dugaan ijazah SMA dipendam di kantor Kelurahan Tanah Enam Ratus.
Belum lagi permasalahan calon Kepling 2 Romadhona Fitrah yang didukung penuh oleh warga serta tokoh masyarakatnya tapi bisa gugur. Namun saja Kepling yang dianggap tak mendapat dukungan warga bisa mengikuti ujian.
Konfirmasi terhadap Seklur Tanah Enam Ratus ZA terkait ijazah SMP calon Kepling CHA, tak dapat menjawab. Seklur juga tak dapat memberi jawaban kalau dirinya meminta ijazah SMP salah satu calon Kepling sementara calon Kepling Incumben tersebut memiliki ijazah SMA.(man)







