Optimalkan Capaian Indeks Pengelolaan Pemerintah Daerah, BSKDN Kemendagri Asistensi Kota Lhokseumawe

BSKDN Kemendagri 1 1
Jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe berfoto bersama dengan pejabat Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) usai menerima Asistensi terkait Optimalisasi Capaian Indeks Pengelolaan Pemerintah Daerah.

Kurniasih pun berharap dengan digelarnya rapat dan diskusi tersebut dapat menjadi langkah maju pemerintah daerah di Kota Lhokseumawe untuk meningkatkan capaian masing-masing indeks.

Selain itu, Kurniasih juga menekankan, bahwa besarnya anggaran bukan satu-satunya faktor menentukan keberhasilan pengelolaan daerah/kota. Sebab yang diperlukan juga adalah inovasi dan kreativitas, keluar dari rutinitas. “Setiap ada pemimpin yang dilantik, wajib ada suatu inovasi,” lanjutnya.

Pelaksanaan acara Asistensi tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Kota Lhokseumawe T. Adnan SE beserta seluruh pimpinan organisasi Kepala Dinas dan Kepala Badan di lingkungan Pemerintahan Kota Lhokseumawe serta tamu undangan.

Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe T Adnan SE berharap asistensi yang dilakukan BSKDN Kemendagri mampu memberikan pemahaman yang komprehensif ihwal IPKD. Pemahaman ini menurutunya penting agar Kota Lhokseumawe mampu meraih hasil optimal dalam pengukuran IPKD.

BSKDN Kemendagri
Sekretaris Badan Litbang Kemendagri Dr Kurniasih SH MSi bertukar cenderamata dengan Sekretaris Kota Lhokseumawe T. Adnan SE

“Target kami tahun ini, Lhokseumawe mendapat nilai yang tinggi. Untuk itu mohon penguatan dari Kemendagri dan penjelasan sedetail-detailnya terkit dimensi (indeks),” ujar Sekdako.

Jajaran Pemko Lhokseumawe juga mengaku siap mengadopsi strategi tata kelola pemerintahan di daerah yang berhasil mendapatkan nilai terbaik dalam pengukuran setiap indeks. “Segala peluang-peluang akan kami maksimalkan sehingga kami dapat mewujudkan pengelolaan daerah yang berkualitas,” pungkas Adnan. (Adv)