Julius Raja: Siap Perdayakan yang Ada Walaupun Masih Butuh

Julius


FORUM MEDAN | Setelah mencoret 5 pemain di mana satu di antaranya pemain PON Sumut, membuat PSMS Medan akan melakukan penambahan pemain

Adapun kelima pemain yang dicoret, masing-masing Agung Manan, Diego Banowo, Faisal Ramadhoni (tim PON Sumut), Wira Yudistira dan Junda Irawan.

Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Medan Julius Raja mengatakan kelima pemain itu dicoret karena tidak bisa mengikuti ritme dari pelatih Ansyari Lubis.

Tapi untuk saat ini, PSMS Medan tidak akan melakukan pencoretan lafi mengingat kemarin sudah ada evaluasi dan pemain inilah dulu yang akan menjadi tim skuat Ayam Kinantan.

“Artinya, yang ada dulu diperdayakan dan sekarang memang butuh penambahan. Nanti kalau dibilang tidak ada pencoretan tapi ada pencoretan payah. Dan kalau dibilang ada pencoretan rupanya tidak ada, jadi payah juga,” kata Julius Raja, Rabu (22/6/2021) malam.

Maka dari itu, pria yang akrab disapa King ini menyatakan, pemain yang ada sekarang itulah yang dianggap sudah mampu mengikuti kriteria ritme pelatih.

“Kan ini sekarang sepanjang belum didaftarkan di liga, kita lihat kemungkinan. Sebagai pemain mengikuti ritme pelatih sih oke. Kalau kemungkinan untuk pencoretan sudah cukup la,” ucapnya.

Masih dikatakan King, yang jelas PSMS Medan ada penambahan dan bisa dipastikan tidak ada pencoretan.

“Tinggal penambahan saja yang ada. Mengingat Kick Off Liga 2 sudah dekat. Terutama, laga ujicoba tinggal beberapa hari lagi,” ujarnya.

Pencoretan pemain ini memang atas penilaian tim pelatih. Asisten Pelatih, Legimin rahardjo pun mengaku sulit untuk mengambil keputusan ini. Namun, ia menilai semua demi kebaikan PSMS untuk menatap Liag 2 pada 24 Juli ini.

Julius Raja mengungkapkan lima pemain yang dicoret tidak bisa mengikuti ritme dari sang arsitek, Ansyari Lubis.

Namun, saat ditanya apakah ada lagi pencoretan jelang liga yang tinggal satu bulan lagi, Julius tidak dapat memberikan kepastian. Ia hanya mengatakan manajemen tengah fokus untuk menambah pemain untuk mengisi posisi yang kosong.

“Artinya, yang ada dulu diperdayakan dan sekarang memang butuh penambahan. Nanti kalau dibilang tidak ada pencoretan tapi ada pencoretan payah. Dan kalau dibilang ada pencoretan rupanya tidak ada, jadi payah juga,” ungkap Julius Raja.

Julius memastikan pemain yang masih bertahan yang dianggap mampu mengikuti ritme dan masuk kriteria pelatih.

“Kan ini sekarang sepanjang belum didaftarkan di liga, kita lihat kemungkinan. Sebagai pemain mengikuti ritme pelatih sih, oke. Kalau kemungkinan untuk pencoretan sudah cukuplah,” katanya.

Stopper dan Striker
Julius Raja mengatakan dua pemain baru segera datang untuk mengisi posisi stoper dan striker.

“Jadi dengan penambahan tersebut, pemain kita menjadi 21 orang,” katanya. (kesuma)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *