Zionisme: Sejarah, Pemikiran dan Doktrin-doktrinnya

umat yahudi anti zionis sedunia ramai ramai bakar bendera israel
Ilustrasi: internet

Dikatakannya bahwa masa kekuasaan agama telah berakhir. Yang berkuasa sekarang hanyalah pemilik emas saja. Oleh karena itu, kita harus mengumpulkan emas dalam genggaman kita dengan segala cara, agar memudahkan kita dalam upaya mendominasi dunia.

Dikatakannya bahwa politik itu kotor dan bertentangan dengan etika. Oleh sebab itu dalam politik harus ada tipu daya dan kesombongan. Adapun sifat-sifat terpuji dan kejujuran adalah sesuatu yang tabu dalam kamus politik.

Selanjutnya mereka berkata :

-“Dengan permainan kita, bangsa-bangsa di dunia ini harus ditenggelamkan dalam lautan kehinaan, lewat orang-orang yang telah kita persiapkan untuk itu, yaitu para guru, para pelayan, ibu-ibu asuh, dan wanita-wanita nudis”.

-Kita harus menggunakan uang suap, penipuan dan pengkhianatan tanpa rasa ragu, selama perbuatan tersebut bisa mencapai tujuan kita”.

-Kita harus aktif membuat kejutan-kejutan (yang mengguncangkan) yang mengakibatkan orang lain bersikap taat membuta kepada kita. Dan cukuplah kita dikenal sebagai manusia yang kejam, sadis, dan biadab, agar segala bentuk-bentuk pembangkangan bisa dihilangkan.”

-Kami mengumandangkan slogan “Kebebasan, Persamaan, dan Persaudaraan”, agar masyarakat tertipu dengan slogan itu. Bahkan mereka akan turut serta mengumandangkannya pula, dan membeo atas apa-apa yang kita inginkan.”

-Kita harus membentengi sebuah Aristokrasi berdasarkan harta yang kita miliki, dan spesialisasi ilmu-ilmu yang dimiliki oleh para ilmuwan kita.”

-Kita akan berupaya menggiring para pemimpin untuk masuk pada lingkungan kami. Dan penentuan nasib mereka ada ditangan kami. Mereka terpilih berdasarkan jebakan-jebakan yang kami pasang untuk menjaring mereka dengan kriteria moral yang buruk, berambisi besar menjadi pemimpin, dan pengalaman yang kurang”.

-Kita akan mendominasi media cetak dan elektronika. Sebuah kekuatan efektif yang akan menggiring dunia ke arah yang kita kehendaki”.

-Harus dipertajam jurang pemisah antara penguasa dengan rakyat, agar kekuasaan itu berjalan seperti orang buta yang kehilangan tongkatnya, dan selanjutkan akan berlindung kepada kita untuk mempertahankan kekuasaannya.”

-Harus dinyalakan api persaingan yang tidak sehat antara semua potensi, agar mereka saling bertarung, agar kekuasaan dijadikannya sebagai tujuan suci yang selalu dikejar-kejar oleh masing-masing potensi itu. Harus dinyalakan pula api peperangan antara negara, bahkan kalau perlu di dalam satu negara. Ketika itulah segala kekuatan yang ada akan lumpuh, dan pemerintahan-pemerintahan akan berguguran. Di saat itulah pemerintahan internasional kita akan tegak diatas puing-puingnya.”

-Kami akan maju menghadapi bangsa-bangsa Muslim yang tertindas dengan berkedok sebagai tokoh-tokoh pembela kemerdekaan dan juru selamatnya, dan mengajak mereka untuk bergabung dalam barisan tentara kami yang terdiri dari orang-orang Freemansonry. Berkat adanya kelaparan, kami akan membantu massa dan menggunakan tangan-tangan mereka untuk menumpas siapa saja yang menghambat jalan perjuangan kami”.

-Kita harus menciptakan krisis ekonomi, agar semua bangsa tunduk kepada kita, berkat emas yang telah kita monopoli”.