“Prevalensi stunting masih tinggi di Aceh Utara, terutama di daerah pedesaan, yang disebabkan oleh kekurangan gizi pada masa pertumbuhan anak. Program Kampung Berkualitas diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini,” ujar Azhar.
Langkah-langkah konkret dalam implementasi Program Kampung KB meliputi pendidikan kepada masyarakat tentang pola makan yang sehat dan bergizi, promosi praktik pemberian makanan tambahan pada anak-anak balita, serta penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai di setiap gampong.
Selain itu, melalui program ini juga akan dilakukan monitoring dan evaluasi secara rutin terhadap perkembangan kesehatan anak-anak serta keluarga di setiap gampong. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa program tersebut berjalan efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan dalam menurunkan angka stunting serta meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.
“Dengan melibatkan masyarakat dalam Program Kampung KB, diharapkan pemahaman akan pentingnya perencanaan keluarga, nutrisi yang tepat, dan pola hidup sehat bagi ibu hamil dan balita dapat meningkat. Hal ini dapat mencegah stunting secara dini serta berbagai masalah kesehatan terkait lainnya dalam keluarga,” tutup Azhar. (advetorial/s4y)








