Dinkes Aceh Utara : Imunisasi Cegah Hepatitis

b9dd702c d620 421f bacb 5d9406031168

Untuk mendeteksi hepatitis B agar tidak berujung komplikasi yang semakin parah, penting untuk melakukan skrining hati sejak dini dengan melakukan tes HBsAg atau Hepatitis B surface Antigen. Biasanya yang membutuhkan pengobatan cepat adalah penderita hepatitis B kronis yang memiliki HbsAg menetap dalam tubuh atau darah lebih dari enam bulan lamanya.

Pengobatan Hepatitis B
Bagi penderita hepatitis B yang sudah kronis, pilihan pengobatan yang biasa dilakukan adalah mengonsumsi obat antivirus seperti lamivudin, telbivudin, tenofovir, dan entecavir, serta suntikan interferon.

Pengobatan hepatitis B tersebut juga membutuhkan kepatuhan dan disiplin dari pasien untuk kontrol secara rutin ke dokter untuk memantau perkembangan penyakit dan mengevaluasi pengobatan yang diberikan. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan kerusakan hati cukup parah, dokter mungkin akan menganjurkan transplantasi hati.

Pencegahan Hepatitis B
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Langkah utama dalam pencegahan hepatitis B adalah melakukan vaksinasi. Maka itu, vaksin hepatitis B menjadi vaksin wajib yang diberikan kepada anak-anak dan diulang secara rutin saat dewasa.

Selain itu, pencegahan hepatitis B dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, menghindari penggunaan jarum suntik yang tidak steril, melakukan hubungan seks secara aman, tidak menggunakan sikat gigi bersama, dan memastikan pisau cukur baru diganti bila mencukur rambut di tempat umum. (Advetorial)