FORUM TOBA | Club sekolah sepak bola Pelita Muda dan PT. Bajradaya Sentranusa sukses menggelar Festival Sepakbola U-13 antar Club SSB Se Tapanuli di Kompleks PT. Bjradaya Sentranusa desa tangga batu satu kecamatan parmaksian Kabupaten Toba.
Festival sepakbola usia 13 tahun ini berlangsung selama dua hari tanggal 15-16 Februari 2025 yang di ikuti delapan tim terdiri dari beberapa club-club sekolah sepakbola dari Kabupaten Toba, Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan.
Pelaksanaan pertandingan pun digelar sebanyak 16 babak dengan menggunakan sistim setengah kompetisi dengan durasi 2 x 15 menit yang terdiri dari 7 orang pemain dari setiap timnya.
Setelah melalui babak penyisihan dan semifinal tim Club SSB PS Uluan tampil sebagai juara satu yang mengalahkan tim Club SSB Senjata Muda Ajibata di babak Final yang keluar sebagai juara dua dan juara ketiga di tempati tim Club SSB Putra Muda Laguboti.
Selain itu pemain terbaik diraih Nikholas dari Club SSB Senjata Muda Ajibata, dan top score diraih Mariono dari Club SSB PS Uluan serta kiper terbaik diraih Japafer Tambunan dari Club SSB PS Uluan.
Ketua Panitia Erwin Sitorus mengatakan bahwa festival sepakbola U-13 ini panitia memberikan medali dan piagam penghargaan juga trophy dan uang pembinaan untuk memotivasi para peserta yang bekerjasama dengan pihak PT. Bajradaya Sentranusa.

Sementara itu Humas PT.Bajradaya Sentranusa Maruli Simanjuntak mengatakan Sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan atlet muda, PT.Bajradaya Sentranusa turut serta mendukung pertandingan sepak bola antar Club U-13 sebgai upaya kepedulian perusahaan untuk dapat berkontribusi secara langsung kepada masyarakat di lingkungan operasional perusahaan.
Maruli juga mengungkapkan dalam mendukung pembinaan generasi muda dan menjaring bakat pesepakbola sejak usia dini. kami berharap Club SSB Pelita Muda Parmaksian dapat memfasilitasi perkembangan generasi muda seperti bagaimana cara bekerja sama dengan tim, memupuk semangat bertanding dan sportivitas.
Maruli juga berharap ajang tersebut dapat mencetak bibit unggul untuk kemajuan sepak bola Indonesia khususnya di Kabupaten Toba dan sebagai wujud pembinaan generasi melalui olahraga agar dapat terhindar dari kenakalan remaja dan juga bahaya narkoba (BOE-DOET)







