7 Tempat Penuh Berkah di Sekitar Masjid Alharam:

Oleh Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc. MA (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia Sumut Kloter 15 KNO/Dekan FAI Univa Medan/Sekretaris MUI Sumut/Anggota Dewan Fatwa Alwashliyah/Alumni PP. Nurul Falah Tj. Marulak)

WhatsApp Image 2026 05 16 at 10.28.44
Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc. MA

1. Tempat Kelahiran Nabi Saw.
Nabi Muhammad Saw. lahir di sebuah rumah sederhana di kawasan lembah Abu Thalib, kota Makkah, yang berjarak sekitar 500 meter dari Masjid Alharam. Saat ini, lokasi tersebut telah diubah menjadi bangunan perpustakaan umum yang dikenal dengan nama Maktabah Makkah Almukarramah (Perpustakaan Makkah yang Mulia). Bangunan ini biasanya tertutup untuk umum dan dijaga ketat, pintu dan jendelanya ditutup.

Banyak burung merpati datang ke depan maktabah tersebut, karena dibuat halaman kosong dan luas, dalam penjagaan polisi.
Lokasinya sangat dekat dengan area bukit Marwah dan terminal bus Syib Amir. Bentuknya tetap sederhana untuk menghindari pengkultusan. Di depan bangunan terdapat spanduk peringatan multibahasa yang menegaskan bahwa lokasi ini tidak disyariatkan untuk dijadikan tempat ziarah khusus atau beribadah. Jadi, kita tidak bisa mendekat apalagi masuk ke dalam, hanya bisa melihat dengan jarak ± 20 meter.

2. Jabal Abi Qubais
Jabal Abi Qubais diyakini dalam tradisi Islam sebagai gunung pertama yang diletakkan di bumi. Terletak tepat di depan Ka’bah (sebelah timur), dahulu menawarkan pemandangan langsung ke Masjid Alharam, namun sekarang sudah agak tertutup karena penambahan dan perluasan Masjid Alharam.

Pada zaman dahulu Nabi Saw. pernah berdiri di atas bukit ini saat menunjukkan mukjizat membelah bulan dihadapan orang banyak.
Digunung ini juga pernah Hajar Aswad disimpan saat banjir bandang zaman Nabi Nuh as. Diatas gunung inilah Nabi Ibrahim as. pertama kali menyerukan seruan haji kepada manusia, yang sampai sekarang ini manusia berbondong-bondong datang k Makkah untuk haji dan umrah. Gunung ini juga dikenal sebagai Jabal al-Amin (Bukit Kepercayaan). Saat ini, di atas gunung ini sudah dibangun istana untuk keperluan kerajaan dan imam serta khatib Masjid Alharam.

3. Mesjid Jin
Mesjid Jin disebut juga dengan Mesjid Harats dan Albai’ah. Disebut Mesjid Jin karena diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad Saw. membacakan Alqur’an kepada kaum jin, mengajarkan Islam kepada mereka dan merekapun masuk Islam. Disebut Mesjid Alharats artinya penjaga karena didaerah ini penjagaan sangat ketat untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan akan terjadi di dalam Masjid Alharam.

Dinamakan juga Masjid Albai’ah karena dahulu terjadi bai’ah atau janji setiap kepada Nabi Saw. untuk istiqamah dalam Islam.
Mesjid ini hanya dibuka menjelang shalat fardhu saja, setelah shalat berjamaah dilaksanakan Mesjid ini ditutup. Mesjid ini berada disamping jalan lintas menuju Masjid Alharam dan berdekatan dengan pemakaman Ma’la. Diantara 114 surah dalam Alquran dinamai dengan Al-Jin, menceritakan kisah Nabi dan Jin yang diabadikan tempatnya dengan bangunan Mesjid. Lokasinya sekitar 1,5 km dari Masjid Alharam.

4. Jabal Nur/Hira’
Jabal atau gunung Nur (cahaya) disebut demikian karena dari sinilah awal mula datangnya cahaya Islam, tempat Nabi Saw. pertama kali menerima wahyu. Ayat yang pertama turun surah Al’alaq ayat 1 sampai 5. Setiap hari sebelum diangkat menjadi Rasul, Nabi Saw. bertahannus atau berdiam diri di dalamnya. Berangkat pagi hari dan pulang tengah malam. Pada suatu malam Senin datanglah Malaikat Jibril as. membawa wahyu dari Allah Swt., yang ketika itu usia Nabi Saw. 40 tahun.

Dengan turunnya wahyu pertama ini maka Nabi Muhammad Saw. secara resmi menjadi utusan/Rasul Allah Swt. untuk menyampaikan ajaran Islam kepada umat manusia. Tempat turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Jika kita ingin mendakinya maka diperlukan waktu sekitar 60 menit, dan lebih bagus dilakukan malam hari atau shubuh, karena suhu yang lebih sejuk dibangkan siang atau sore hari.

Dimasa Nabi Saw. mendakinya sangat sulit, melewati batuan yang terjal dan tajam. Beginilah awal perjuangan Nabi Saw. dalam menerima tugas yang sangat mulia dari Allah Swt. Ketika kita mendaki maka akan kita rasakan betapa hebatnya pengorbanan Nabi Saw. untuk Islam, maka mari kita jaga agama kita sebagaimana menjaga diri, keluarga dan harta kita.

5. Jabal Tsur
Jabal Tsur adalah gunung yang dahulu tempat Nabi Muhammad Saw. dan Abu Bakar ra. bersembunyi saat hijrah ke Madinah. Setelah 10 tahun Nabi Saw. berdakwah secara sembunyi dan terbuka tidak banyak yang mau mengikuti dakwah Nabi Saw. untuk masuk Islam. Tidak sampai dua ratus muslimin dan muslimat yang ada ketika itu.

Setelah itu turunlah wakyu agar Nabi Saw. dan Sahabat hijrah ke kota Yasrib atau Thibah, kemudia namanya ditambahi dengan Madinah Almunawwarah (kota yang bercahaya). Selama tiga hari tiga malam Nabi Saw. dan Abu Bakar ra. bersembunyi di dalam Gua tersebut untuk menghindar dari kejahatan kaum kafir.

Selama Nabi Saw. dan Abu Bakar di dalam Gua yang mengantarkan makanan adalah Hafshah dan yang mendampingi serta menghilangkan jejak langkahnya sampai ke Gua adalah Abdullah, keduanya anak Abu Bakar ra. Dihari keempat Nabi Saw. dan Abu Bakar ra. keluar dari Gua menuju kota Yastrib atau Madinah, dengan menyewa seorang Yahudi sebagai penunjuk jalan karena jalan yang dilalui adalah jalan yang tidak biasa dilalui orang. Nama Yahudi itu adalah Abdullah bin Uraiqith, pada akhirnya dia masuk Islam.

6. Jannatul Ma’la
Jannatul Ma’la adalah pemakaman tua yang bersejarah tempat dimakamkannya Sayyidah khadijah ra., anak-anak Nabi Saw. yang laki-laki dan beberapa keluarga Nabi. Banyak Sahabat yang dimakamkan di tempat ini, termasuk ulama klasik yang berasal dari Padang Sumatera Barat Indonesia, namanya Syekh Yasin Alfadani dan Syekh Nawawi Albantani.

7. Masjid Sayyidah Aisyah ra.
Masjid Sayyidah Aisyah ra. adalah masjid terkenal di daerah Tan’im, sekitar 7 km di utara Masjid Alharam. Masjid ini sering menjadi tempat miqat bagi jamaah yang ingin mengambil ihram untuk umrah sunnah, terutama mereka yang sudah berada di dalam kota Makkah Almukarramah. Nama masjid ini diambil dari Aisyah ra. binti Abu Bakar ra. Dalam sejarah Islam, beliau pernah diperintahkan Nabi Saw. untuk mengambil miqat dari Tan’im setelah suci dari haid saat Haji Wadha’ (perpisahan). Masjid ini dibuka 24 jam untuk melayani jamaah yang ingin mengambil miqat dan shalat sunnah ihram.

Jarwal Makkah Almukarramah, Sabtu 16 Mei 2026 M/28 Dzulqa’dah 1447 H