FORUM MEDAN | Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Medan, Julius Raja mengaku pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk menghadapi kompetisi liga 2 yang sudah mendapat titik terang.
Pertama, kata Julius Raja, pihaknya bersyukur bahwa BNPB sudah memberikan izin agar kompetisi bergulir. Begitu juga dengan pihak kepolisian.
“Kita bersyukur akan hal itu. Tapi tetap, kita harus mengikuti protokol kesehatan mengingat kompetisi ini dilaksanakan di tengah pandemi yang melanda,” katanya di Medan, Jumat (20/8/2021).
Julius Raja pun mengaku dari semua peserta Liga 2, ada 8 klub yang ingin menjadi tuan rumah saat kompetisi, termasuk PSMS Medan.
Adapun 8 klub tersebut, kata pria yang akrab disapa King ini, yaitu PSPS Pekanbaru, PSMS Medan, Sriwijaya, dan Balikpapan.
“Sedangkan empat tim lagi, berada di pulau Jawa,” ujarnya.
Namun untuk pengajuan sebagai tuan rumah, akan dilihat terlebih dahulu bagaimana situasi dan kondisi dari masing-masing daerah. Salah satunya prasarana pertandingan layak atau tidak serta situasi kota tersebut.
“Itu syarat utama yang harus diselidiki terlebih dahulu. Mengingat sekarang masih pandemi Covid-19,” katanya.
Maka dari itu, pihaknya berharap agar Pandemi Covid-19 ini bisa secepatnya berakhir.
Setelah itu, kata King, nanti dari 8 klub yang mengajukan sebagai tuan rumah, pihak PSSI dan PT LIB sebagai operator liga akan memutuskan empat tim yang akan menjadi tuan rumah. Untuk PSMS Medan sendiri, masih melihat dulu bagaimana kondisi Covid-19 di Kota Medan.
“Artinya kita berharap agar Covid-19 di Medan bisa cepat selesai. Untuk masalah stadion teladan, tidak ada masalah. Stadion teladan sudah siap menjadi tempat kompetisi apabila dihunjuk sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Mengenai apakah ada wacana untuk melakukan penambahan pemain, King mengaku untuk saat ini yang ada dulu. “Pemain kita sudah 19.
Dan untuk saat ini, itu saja dulu. Dan kita menunggu kedatangan pemain kita yang masih berada di luar kota. Mereka tengah mempersiapkan PCR nya sebelum turun ke Kebun Bunga,” pungkas King. (kesuma)







