FORUM Tebing Tinggi | Wakil Ketua I DPRD Kota Tebing Tinggi, Muhammad Ikhwan, SH, MH, kembali turun langsung menyerap aspirasi masyarakat dalam agenda reses yang digelar di Kantor Lurah Badak Bejuang, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Senin ( 20/4/2016 )
Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka rasakan, tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan forum dialog yang mempertemukan keluhan warga dengan tanggung jawab wakil rakyat. Sejumlah isu krusial mencuat, mulai dari persoalan sosial hingga pelayanan dasar yang dinilai belum maksimal.
Dalam kesempatan itu, Ikhwan menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya dalam memerangi peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan. Ia mendorong warga untuk tidak takut melapor jika menemukan indikasi peredaran barang terlarang di sekitar mereka.
“Laporkan kepada saya. Jangan takut. Terutama soal narkoba, ini harus kita lawan bersama,” tegas Ikhwan di hadapan warga yang hadir.
Seruan tersebut disambut serius oleh masyarakat, mengingat dampak narkoba yang tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga mengancam stabilitas sosial di lingkungan sekitar.
Namun di tengah isu besar tersebut, persoalan mendasar justru mencuat dari suara warga. Seorang ibu rumah tangga mengeluhkan keberadaan tong sampah yang ditempatkan tepat di dekat rumahnya, yang kini menjadi sumber bau tidak sedap.

Kondisi ini diperparah dengan minimnya frekuensi pengangkutan sampah oleh dinas terkait dalam beberapa waktu terakhir. Akibatnya, tumpukan sampah kian menggunung dan menimbulkan ketidaknyamanan, bahkan berpotensi mengganggu kesehatan warga.
Keluhan tersebut menjadi cerminan bahwa persoalan kebersihan lingkungan masih menyisakan pekerjaan rumah bagi pemerintah kota. Warga berharap adanya solusi konkret, bukan sekadar respons normatif yang berulang.
Menanggapi hal itu, Ikhwan menyatakan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan dinas terkait. Ia menilai persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kualitas hidup masyarakat. “Saya akan tindak lanjuti. Ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan amanah untuk hadir dan bertindak atas setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Reses ini sekaligus membuka fakta bahwa di balik isu besar seperti narkoba, persoalan pelayanan dasar seperti pengelolaan sampah masih menjadi keluhan utama warga. Kondisi ini menuntut keseriusan dan konsistensi pemerintah dalam memberikan pelayanan yang layak.
Masyarakat kini menanti realisasi dari komitmen yang disampaikan, apakah koordinasi yang dijanjikan akan berujung pada tindakan nyata atau sekadar menjadi catatan dalam agenda tahunan.
Di akhir kegiatan, masyarakat peserta reses dihimbau untuk terus aktif menyampaikan aspirasi secara terbuka, menjaga lingkungan masing-masing, serta tidak ragu melaporkan berbagai persoalan yang terjadi, demi terciptanya Kota Tebing Tinggi yang lebih bersih, aman, dan responsif terhadap kebutuhan warganya.(.MET )







