DAERAH  

Rico Waas ke Luar Negeri Dinilai Wajar, PD ISARAH: Bobby Nasution Jangan Mainkan Drama Politik

82035c3f 3f3e 4135 aba3 aeb8f24fecff
Ketua ISARAH Medan. Azrul Hasibuan

FORUM MEDAN | Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Sarjana Al Washliyah (PD ISARAH) Kota Medan, Azrul Hasibuan, melontarkan kritik tajam kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terkait sikapnya yang dinilai mempermasalahkan keberangkatan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ke luar negeri.

Azrul menilai keberangkatan Rico ke luar negeri merupakan hal yang wajar, terlebih disebut untuk kepentingan kesehatan dan pengobatan. Karena itu, ia menyebut reaksi Bobby Nasution justru terkesan berlebihan dan menunjukkan sikap “cengeng serta kekanak-kanakan”.

“Wali Kota Medan pergi ke luar negeri untuk kepentingan kesehatan. Itu sesuatu yang manusiawi dan wajar. Jadi jangan terlalu dibesar-besarkan seolah ada pelanggaran besar. Sikap seperti itu justru terlihat cengeng,” tegas Azrul dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).

Menurut Azrul, saat masih menjabat sebagai Wali Kota Medan, Bobby Nasution juga diyakini kerap melakukan perjalanan diduga tanpa selalu meminta izin secara terbuka kepada gubernur saat itu. Karena itu, ia menilai tidak etis apabila kini Bobby justru mempersoalkan langkah yang dilakukan kepala daerah penggantinya.

“Ketika beliau masih menjadi Wali Kota Medan, kami meyakini juga sering bepergian tanpa harus dipolemikkan seperti sekarang. Jadi jangan membuat standar yang berbeda ketika sudah menjadi gubernur,” katanya.

PD ISARAH Medan juga menilai polemik tersebut tidak perlu terus digiring menjadi konsumsi publik, sebab yang lebih penting adalah keberlangsungan roda pemerintahan dan pembangunan Kota Medan tetap berjalan.

Azrul bahkan menyebut Rico Waas sejauh ini masih melanjutkan sejumlah program pembangunan yang sebelumnya dijalankan Bobby Nasution ketika memimpin Kota Medan. Oleh sebab itu, menurutnya, tidak ada alasan untuk membangun narasi negatif terhadap wali kota saat ini.

“Pak Rico justru banyak meneruskan kebijakan pembangunan yang sebelumnya dirancang Pak Bobby Nasution. Artinya ada kesinambungan. Maka tidak perlu ada sikap berlebihan apalagi menyerang secara politis,” ujarnya.

Ia meminta seluruh pihak lebih fokus pada pelayanan publik dan pembangunan daerah dibanding memperkeruh suasana dengan polemik yang dinilai tidak substansial.

“Jangan sedikit-sedikit dipersoalkan. Masyarakat lebih membutuhkan hasil kerja nyata daripada drama politik,” pungkasnya. (rizky)