DAERAH  

40 Tahun Berlalu, Le’ Mankers ’86 Tetap Bersahabat Tanpa Pamrih

IMG 20260815 WA0157

FORUM Serdang Bedagai | Empat puluh tahun setelah meninggalkan bangku sekolah, persahabatan alumni SMA/SMK sederajat se-Kota Tebing Tinggi Tahun Ajaran 1986 tetap terjaga. Hal itu terlihat dalam Reuni 40 Tahun Le’ Mankers ’86 yang digelar di Pantai Wisata Bali Lestari, Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (15/8/2026).

Sebanyak 145 alumni hadir dalam kegiatan yang mengusung motto “Bersahabat Tanpa Pamrih” tersebut. Reuni lima tahunan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, mengenang masa sekolah dan menjaga komunikasi antarsesama alumni yang kini sebagian besar telah memasuki usia kepala enam.

IMG 20260815 WA0159

Mengusung suasana Merah-Putih, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa yang dipimpin Ketua Forum Umat Islam Sumatera Utara, Indra Suheri. Nuansa kebangsaan itu dihadirkan bertepatan dengan momentum menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mewakili Ketua Panitia, Nurafni menyampaikan terima kasih kepada seluruh alumni yang hadir, termasuk mereka yang berdomisili di luar Sumatera.

“Kehadiran dan dukungan semuanya menjadi bagian penting sehingga reuni 40 tahun ini dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Ketua Le’ Mankers ’86, M. Nurdin, “Bob” SH, menegaskan reuni bukan sekadar ajang bernostalgia, tetapi menjadi sarana menjaga silaturahmi dan komunikasi. “Empat puluh tahun bukan waktu yang singkat.

Kita sudah melewati banyak hal dalam kehidupan masing-masing. Karena itu, mari terus menjaga silaturahmi dan komunikasi,” katanya.

IMG 20260815 WA0158

Dewan Penasehat Le’ Mankers ’86, H. M. Ikhwan, SH, MH, mengingatkan agar perbedaan jabatan, kekayaan maupun status sosial tidak menjadi pembeda dalam persahabatan.

Menurutnya, motto “Bersahabat Tanpa Pamrih” harus terus dijaga.
“Usia kita rata-rata sudah kepala enam. Yang terpenting sekarang adalah kesehatan, ketenangan hati, ibadah dan bagaimana kita tetap saling menguatkan.

Selama masih diberi umur dan kesempatan, mari kita isi dengan silaturahmi dan hal-hal yang bermanfaat,” pesannya.

Ikhwan menambahkan, reuni juga menjadi momentum mensyukuri perjalanan hidup. “Persahabatan sejati tidak mengenal jarak dan tidak berhenti hanya karena waktu,” tambahnya.

Suasana reuni berlangsung meriah dengan hiburan, permainan, canda dan cerita masa sekolah. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai penanda tetap terjaganya kebersamaan para alumni.

Salah seorang pencetus Komunitas Le’ Mankers ’86 di Tebing Tinggi, Khaidir Anwar, mengatakan empat dekade bukan sekadar hitungan waktu, tetapi bukti bahwa persahabatan yang dibangun sejak sekolah mampu bertahan melewati perubahan zaman.

“Le’ Mankers ’86 tetap satu dalam persahabatan, silaturahmi dan kenangan yang tidak lekang oleh waktu,” ujarnya. (MET)