FORUM MEDAN | Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas mendorong ibu tunggal dan anak yatim piatu mengembangkan keterampilan sebagai bekal untuk berkarya, membangun kepercayaan diri, dan membuka peluang kemandirian.
Dorongan itu disampaikan Airin saat menghadiri pelatihan merangkai bunga dan menghias kukis yang digelar Yayasan Kazichea Falah Insani bersama 31 ibu tunggal dan 50 anak yatim piatu dari 21 kecamatan di Gedung MPP Dekranasda Kota Medan, Jumat (11/9/2026).
Dalam kegiatan yang dihadiri antara lain oleh Anggota DPRD Medan Afif Abdillah, Asisten Ekbang Setda Medan Citra Effendi Capah, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Hendra Ridho Gunawan Siregar itu, Airin mengatakan, pelatihan ini tidak sekadar memberikan keterampilan baru kepada peserta, tetapi juga menjadi ruang untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan diri.
“Bagi saya, kegiatan hari ini bukan sekadar pelatihan merangkai bunga atau menghias kukis. Di balik kegiatan sederhana ini ada kepedulian, perhatian, kesempatan untuk berkarya, dan pesan bahwa tidak seorang pun boleh merasa berjalan sendirian,” kata Airin.
Menurutnya, keterampilan yang diperoleh peserta dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Karena itu, peserta didorong tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan, tetapi terus belajar dan mencoba.
“Dari keterampilan bisa tumbuh rasa percaya diri, dari sebuah karya bisa muncul peluang, dan dari peluang bisa lahir kemandirian,” ujarnya.
Kepada anak-anak, Airin berpesan agar tidak takut mencoba dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bagian dari proses belajar. “Jangan takut mencoba dan jangan takut salah. Terus belajar, berkarya, dan jangan ragu menunjukkan kemampuan yang kalian miliki,” pesannya.
Ia juga mengapresiasi Yayasan Kazichea Falah Insani yang telah memberikan perhatian kepada ibu tunggal dan anak yatim piatu. Diharapkannya, kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga semakin banyak perempuan memiliki ruang untuk mengembangkan keterampilan dan anak-anak mendapatkan kesempatan mengasah kreativitas.
Ketua Yayasan Kazichea Falah Insani Novita Sari mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengasah kreativitas sekaligus memberikan inspirasi dan manfaat bagi peserta. Selain pelatihan, kegiatan juga dirangkai dengan pemberian voucher belanja kepada peserta.
Sumber: Dinas Kominfo Kota Medan







