DAERAH  

Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Wali Kota Medan Distribusikan 1.800 Kotak Masker Hingga Siagakan Seluruh Faskes

img 20261015 wa0126 1792072953

FORUM MEDAN |

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan sudah berada di tingkat yang kurang baik untuk kesehatan. Meskipun titik api tidak berada di wilayah Kota Medan, kiriman asap ini menjadikan situasi masuk dalam kategori extraordinary (luar biasa) dan tidak bisa dianggap normal.
Hal tersebut ditegaskan Rico Waas saat memimpin rapat Pembahasan Penanggulangan Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Balai Kota, Kamis (15/10/2026).
​”Kondisi ini tidak baik-baik saja. Titik apinya bukan di kota kita, tetapi asapnya sampai ke kita. Artinya, ini situasi extraordinary yang harus kita tanggulangi bersama secara serius melalui langkah-langkah preventif,” tegas Rico Waas.
Mengingat kondisi darurat tersebut, Rico Waas langsung mengambil sejumlah langkah terpadu demi melindungi kesehatan masyarakat dan stabilitas wilayah diantaranya melakukan pendistribusian 1.800 kotak masker yang akan dibagikan ke masyarakat dan sekolah-sekolah.
“Kita sudah siapkan 1.800 kotak masker yang langsung didistribusikan melalui jajaran Camat dan Lurah, berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat lingkungan,” ujar Rico Waas.
Rico Waas juga menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Medan untuk melakukan pemantauan ketat dan mewajibkan seluruh siswa menggunakan masker sejak berangkat, saat beraktivitas di sekolah hingga kembali ke rumah. Sebab, anak-anak menjadi kelompok paling rentan terhadap paparan asap.
Tak hanya itu saja, orang nomor satu di jajaran Pemko Medan itu juga meminta Dinas Kesehatan Kota Medan untuk menyiagakan seluruh Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dan berkoordinasi dengan rumah sakit swasta guna mengantisipasi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, maupun iritasi mata.
“Saya juga minta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan melakukan sidak dan pengawasan harga masker di pasaran untuk mengantisipasi spekulasi harga atau lonjakan harga masker yang tidak wajar,” lanjutnya.
Lalu selanjutnya, Dinas Ketenagakerjaan kota Medan juga diminta menyurati seluruh perusahaan swasta di Kota Medan agar mewajibkan para pekerjanya mengenakan masker saat menjalankan aktivitas di luar ruangan.
​Wali Kota Medan juga tak lupa mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan kesehatan secara mandiri dengan selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih dan menutup pintu serta jendela rumah, namun tetap memperhatikan sirkulasi udara di dalam ruangan.
Sementara itu Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari terkait laporannya menyampaikan bahwa berdasarkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), diketahui terdapat beberapa titik api, salah satu titik panas yang terdeteksi berada di Labuhan Batu. Sebaran asap tersebut mengarah ke wilayah Medan, sehingga menyebabkan jarak pandang hari ini berkisar antara 1 hingga 2 kilometer.
“​Kualitas udara saat ini terpantau mengalami penurunan dari kategori sedang menuju tidak sehat (dari warna biru menuju kuning) akibat sebaran asap lokal serta asap dari Kalimantan yang terbawa angin. Hujan gerimis yang sempat turun di pagi hari diharapkan mampu mengurai kepekatan asap, namun karena gerimis hanya terjadi sebentar, asap kembali turun,”jelas Yunita Sari sembari mengatakan kondisi kualitas udara ini diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan.
Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Surya Syahputra, menyampaikan dampak dari kabut asap dapat menimbulkan berbagai penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap beserta polutan dan komponen di dalamnya. Selain itu, penyakit lain yang dapat menyertai ISPA antara lain batuk serta gejala flu jika sudah terjadi infeksi akut.
Turut hadir dalam rapat ini Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat se-Kota Medan, Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Medan Ny. Fahriatun Nisa Erfin Fachrurrazi, serta Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Medan.

Sumber: Dinas Kominfo Kota Medan