FORUM MEDAN | Pihak kecamatan khususnya Medan Tembung diminta serius dan agar terjun langsung menyikapi pembangunan infrastruktur agar tak banjir sebagaimana keinginan Walikota Medan dalam menyongsong kota Medan bersih, metropolitan dan relejius.
Apalagi di Dapil III yaitu, Kecamatan Medan Tembung. Medan Timur dan Medan Perjuangan, merupakan termasuk langganan banjir.
Sebab diketiga kecamatan itu sendiri, khususnya banyak drenase yang rusak atau sudah lama tak diperhatikan, sehingga sampah menumpuk dan sudah pasti membuat banjir sehingga mengggenangi setiap rumah warga.
Makanya peran legeslatif sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat dalam hal menegur atau menyuarakan aspirasi warga untuk pembangunan infrastruktur disetiap kelurahan pada pemerintah kota Medan.
“Ya saya tak menampik aspirasi warga dalam hal harus adanya pembangunan khusus infrastruktur disetiap kelurahan. Sebab kalau hal itu dilaksanakan, maka tidak ada lagi keluhan terutama masalah banjir,” kata Hj Netty Yuniati Siregar dari Komisi III Fraksi Gerindra DPRD Medan didampingi Lurah Siderejo, Rafnila Lubis SH dan Ketua Gerindra Kec Medan Tembung Hendra Siregar saat menghadiri gotong royong di Link 1 dan 3 Kel. Siderejo Medan Tembung yang sudah terprogram seminggu yang lalu itu, Sabtu (6/11/2022) kemarin.
Dikatakan, mengenai pembangunan infrastruktur disetiap kecamatan khususnya dikelurahan haruslah diutamakan demi kenyamanan setiap warga.
Menurut Netty, sudah seharusnya seluruh anggota legeslatif khususnya di Medan Tembung selain di Medan Perjuangan dan Timur agar dapat melihat daerah-daerah rawan banjir tersebut.
Apalagi tambah Netty, bahwa Kec Medan Tembung sendiri sangatlah rawan sekali banjir. Hal itu bisa dilihat di beberapa titik seperti, Kel Bantan Timur, Bantan dan Bandar Selamat, harus menjadi prioritas untuk segera diatasi bagi pemerintah kota Medan.
“Memang saya dapat laporan dari warga mengenai hal itu dan saya juga sudah tanyakan ke pihak kelurahan sampai ke kepala lingkungan, dan insha Allah masalah ini disikapi serius oleh pihak pemerintah terkait agar tidak lagi terjadi banjir kedepannya,” ucap Netty serius.
Netty kembali mengatakan, benar bahwa renstra pembangunan infrastruktur saat ini sedang dibuat, sehingga untuk tahun 2022 mendatang rencana tersebut sudah terlealisasi disetiap lingkungan khususnya di tiga dapil yang dimaksud.
“Saat ini ada enam titik khususnya, di Kec Medan Tembung sedang dilakukan pemetaan oleh pemerintah kota lewat kecamatan dan diteruskan pihak kelurahan. Mudah-mudahan ditahun depan segera dilaksanakan pengerjaannya,” kata Nett yang diaminkan Hendra Siregar.
Sementara Gotong royong yang dilaksanakan di Link 1 dan 3 di Kel Siderejo merupakan program yang sudah terjadwal, sehingga dikerjakan yang dihadiri langsung oleh anggota Dewan dari Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan Netty Yuniati Siregar.
Selain itu, Netty juga menyempatkan diri melihat pembangunan masjid Raya Muslimin Jalan Pukat I Kelurahan Bantan Timur Kec Medan Tembung.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Gerindra Medan Tembung, Hendra Siregar, bahwa para pengurus partai untuk Medan Tembung tidak pernah berhenti dalam hal memperhatikan setiap aspirasi dan keluhan warga khususnya untuk kepentingan khalayak ramai.
“Kalau gotong royong, memang sudah menjadi agenda. Selain itu perhatian untuk rumah ibadah tidak saja Masjid, rumah ibadah lainnya tetap jadi perhatian misalnya memberi bantuan,” kata Hendra yang diaminkan Hj Netty Yuniati Siregar mengakhiri. (kesuma)







