Banjir Rob Ambil Korban, Ketua MUP: Pemko Medan dan PT Pelindo Harus Bertanggung Jawab

IMG 20211107 WA0147

FORUM BELAWAN | Banjir Rob ambil korban jiwa. Balita bernama Rania (1,7) tahun warga Lingkungan XIX, Pajak Baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Belawan tewas mengenaskan setelah tenggelam, Senin (8/11/2021)

“Kita sesalkan kematian Rania begitu tragis. Balita itu tewas karena banjir Rob,” sesal Ketua Medan Utara Pers (MUP) Syahril Damanik.

Seharusnya pihak Pemko Medan cepat menyikapi dan mencari solusi banjir Rob yang telah terus menerus menimpa masyarakat Belawan.

“Semua pejabat wak Labu. Banyak janji manis para legislator, sebelum menjadi wakil rakyat. Tibanya banjir satupun tak ada komentar,” kata Bang Manik yang merupakan wartawan senior di Medan Utara.

Diduga parahnya banjir Ron akibat dari pembangunan infrasruktur serta depo kontainer serta reklamasi yang menyebabkan tak ada lagi ruang untuk resapan air, sehingga banjir menuju tempat yang paling terendah.

Ceritanya, Rania anak dari pasangan Afrianto dan Ernita tersebut terjatuh dari teras rumahnya Sabtu minggu lalu. Disaat terjatuh, ayah dan ibu korban sedang menguras air yang tergenang di dalam rumah.

Bahkan Rania tenggelam tanpa seorang pun mengetahuinya dan terbawa air sampai ke bawah kolong rumah sampai balita itu tewas.

Camat Medan Belawan Subhan Fajri mengumumkan kepada semua masyarakat di pesisir pantai, sesuai dari maklumat Badan Metrologi dan Geofisika (BMKG) Belawan, akan terjadi banjir mencapai tinggi 2,8 meter di perairan Belawan pada tanggal 2 sampai 9 Nopember 2021.

Dan Camat Medan Belawan juga menggelar rapat pembentukan tim satuan tugas (Satgas) Posko Banjir Rob yang di ikuti semua unsur terkait di aula kantor Kecamatan Medan Belawan.(man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *