FORUM MEDAN | Kabar bakal dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kota Medan persoalan pemilihan Kepling 2, Kelurahan Tanah Enam Ratus. Salah satu tim bakal calon Kepling 2 bergerilya tawarkan berbagai bantuan kepada warga.
Disebut-sebut salah satu tim bakal calon Kepling 2 tersebut meminta kartu keluarga (KK) dengan janji akan memberikan bantuan PKH Lansia, PKH Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta untuk PKH anak sekolah.
Sementara diketahui sebelumnya kalau berbagai bantuan dari Pemko Medan dan Kementerian Sosial tak pernah menyentuh puluhan warga di Lingkungan 2, Kelurahan Tanah Enam Ratus.
Menurut warga Lingkungan 2, Kelurahan Tanah Enam Ratus Wan (48) semenjak dirinya tinggal di Lingkungan 2 belum pernah mendapat bantuan dari Pemko Medan maupun pemerintah pusat.
“Kita sesalkan Kepling sebelumnya yang tak peduli dengan warga. Sewaktu ada bantuan Covid saja saya langsung ke kantor Lurah Tanah Enam Ratus, dan bantuan yang memberikan adalah Kepling Chaidir,” beber Wan kepada wartawan, Jumat (27/1/2023).
Lain halnya, Nek Faridah (70) semenjak dirinya tinggal di Lingkungan 2 belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemko. “Kini nenek sebatangkara disini. Udah renta begini sedikit pun belum pernah merasakan bantuan dari pemerintah,” tutur Nek Faridah.

Lain halnya Kek Kasman (73) hingga dirinya sakit struk tak mendapat bantuan PKH Lansia. “PKH Lansia belum ada nak,” sebut Kek Kasman dengan bibir terbata-bata karena sakit struk.
Terpisah, setelah persoalan dongkrak- mendongkrak presentase dukungan warga diekpos media, kabar berhembus keras pemilihan Kepling 2 Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan bakal diulang kembali.
Permintaan ulang pemilihan Kepling 2, Kelurahan Tanah Enam Ratus tersebut adalah setelah warga menolak pengangkatan Kepling 2 M Riski karena diduga melakukan kecurangan bersama oknum Lurah, Seklur Tanah Enam Ratus saat proses verifikasi. (man)







