“Harapan kami kepada Pj mampu mencegah banjir yang setiap akhir tahun tergenang di pemukiman dan usaha masyarakat, semoga waduk yang sedang dikerjakan segera selesai. Kita doakan bersama di akhir tahun akan sukses pembangunan di segala bidang, bahkan mampu mengubah wajah Kota Lhoksukon sebagai kota kebanggaan kita,” harap Tgk Samsol.
Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Hendrasari Hurhono MIP dalam sambutannya mengupas makna dari 1 Muharram untuk memperkuat silaturrahmi. Pihaknya mengajak jamaah untuk memantapkan shalat subuh berjamaah dan senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Banjir merupakan bencana yang tidak terlepas dari kehendak Allah, namun kita terus berusaha berbagai upaya agar waduk raksasa Keureutoe sebagai pencegah banjir bisa dipercepat penyelesaiannya,” katanya.

Sementara Pj Bupati Aceh Utara Azwardi AP MSi, mengatakan dirinya sangat berbahagia karena diundang untuk dipeusijuek oleh Imam Besar Masjid Agung. Azwardi mengajak agar menjaga kebersihan lingkungan masjid dan Kota Lhoksukon. “Terkait banjir memang tidak bisa dihindari, namun bisa dicegah dengan berbagai program pembangunan termasuk penuntasan pembangunan waduk Krung Keureutoe. Selain itu juga kita harus terus berjuang menekan angka kemiskinan dan pemenuhan hak hak hidup masyarakat miskin,” tuturnya.
Azwardi juga mengajak kegiatan safari subuh terus dihidupkan, mencintai masjid dengan memakmurkan masjid. Mari kita bermusyawarah di masjid, bahkan kita selesaikan masalah umat di dalam masjid.
“Terimakasih kepada Bupati periode sebelumnya yang telah meletakkan pondasi pembagunan Aceh Utara, selanjutnya akan kita lanjutkan kesinambungan program sebelumnya yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.
Hadir pada acara itu di antaranya Asisten II Setdakab Aceh Utara Ir Risawan Bentara MT, para pejabat Forkopimda, Muspika Lhoksukon, para Camat, para Kepala SKPK, Kabag, para pimpinan Ormas Islam, tokoh masyarakat, KUA, para santri dayah, para geusyik dan para pengurus masjid dan remaja masjid.
(adv)








