Gelar Musrenbang 2024, Pemko Lhokseumawe Prioritaskan 7 Program Pembangunan

4e9557bb 919e 46bd 9793 dd2c0c65b27a

Sekda meminta semua pimpinan dan aparatur perangkat daerah serta seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka dan inovatif untuk mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur, yang mampu menjawab permasalahan Kota Lhokseumawe tentang: kemiskinan, kemiskinan ekstrim, tingkat penggangguran terbuka yang masih tinggi; dan prevalansi stunting  yang masih tinggi.

“Dengan pertimbangan keterbatasan anggaran yang selalu terjadi pada pemerintah Kota Lhokseumawe, untuk tahun 2024 diperkirakan APBK Rp 746 miliar sudah seharusnya kita terlatih untuk bersikap tegas dan realistis untuk mengutamakan program-program prioritas guna memenuhi capaian target yang diinginkan,” papar Sekda Kota Lhokseumawe.

“Melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Rencana Kerja Pemerintah Kota (RKPK) Lhokseumawe tahun 2024, mari kita sukseskan sejumlah agenda pembangunan tahun 2024 yaitu: Mensukseskan agenda Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024; Menyusun formulasi yang efektif dan efesien untuk memfasilitasi 7 program prioritas pembangunan Kota Lhokseumawe, dan menindaklanjuti arahan Bapak Presiden RI mengenai pengentasan kemiskinan ekstrim, penurunan prevalansi stunting dan penurunan tingkat pengangguran terbuka; Memastikan kondisi pengamanan harga-harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat untuk tahun 2024 tetap terjaga dan terkendalikan, guna mengatasi inflasi daerah,” tutup Sekda di akhir sambutan.

d10aeaba 6e5c 4119 80d5 99b08d8a7c27

“Implementasi program unggulan daerah yang masih perlu ditingkatkan efektifitas dan efisiensi serta kualitas, output kegiatan dan outcame program Kota Lhokseumawe pada tahun 2024 sepenuhnya dapat kita capai”.

Acara dibuka oleh Sekdako dan berlanjut dengan pemaparan materi target indikator makro Aceh tahun 2024 oleh Sekretaris BAPPEDA Aceh Ir Alamsyah MM, dilanjutkan dengan outlook ekonomi Aceh dan Kota Lhokseumawe disampaikan oleh Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Lhokseumawe Gunawan. Kemudian dilanjutkan dengan materi dari Kepala Satgas KORSUPGAH Wilayah 1 KPK-RI Arif Nurcahyo, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri-RI, Inspektur Jenderal Kemendagri-RI dan diakhiri dengan sesi tanya jawab. (Adv)