Menurutnya, calon Lintoe dan Dara Baroe, sebagai pasangan usia subur yang akan segera memiliki keturunan, memegang peran kunci dalam mencegah stunting. Mereka juga merupakan target utama dalam program pengentasan stunting, dengan harapan dapat melahirkan anak-anak yang sehat secara jasmani dan memiliki potensi kecerdasan yang optimal
Kata dia, pencegahan stunting melalui intervensi gizi yang sensitif membutuhkan perubahan perilaku Calindra. Langkah awal adalah dengan meningkatkan pengetahuan mereka tentang makanan sehat dan bergizi, dimulai dari sebelum masa kehamilan.
“Calindra perlu memahami pentingnya pola makan yang sehat selama masa kehamilan dan menyusui, serta melanjutkan pola makan yang baik pada masa selanjutnya. Asupan nutrisi yang mencukupi seperti ikan, susu, protein hewani dan nabati, buah-buahan, sangat dianjurkan untuk mendukung kesehatan ibu dan perkembangan janin,” sebutnya.
Selain itu, Calon pengantin juga perlu mempersiapkan kesehatan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental, serta memahami pentingnya pola asuh yang tepat. Hal ini meliputi pemantauan kesehatan secara rutin, pemahaman tentang IMD (Inisiasi Menyusui Dini), dan dukungan sosial dalam pengasuhan anak.
Peran Calon Lintoe juga tidak kalah pentingnya dalam upaya mencegah stunting. Mereka perlu meningkatkan pengetahuan mereka tentang gizi dan pola asuh yang baik, serta memberikan dukungan aktif dalam menjaga kesehatan dan perkembangan anak. (Advetorial)







