“Remaja sebagai generasi penerus perlu diberikan pemahaman akan pentingnya memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan dan memberikan stimulasi yang cukup bagi janin,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, pemeriksaan kesehatan rutin selama kehamilan juga merupakan langkah yang krusial untuk memastikan kesehatan ibu dan janin. Pentingnya melahirkan di fasilitas kesehatan, melakukan inisiasi menyusui dini (IMD), dan memberikan colostrum ASI tidak dapat dipandang remeh.
“ASI eksklusif hingga usia 6 bulan dan dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI merupakan kunci dalam memberikan nutrisi yang optimal bagi pertumbuhan bayi. Kita selalu menghimbau masyarakat untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dengan membawa ke Posyandu setiap bulan,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, imunisasi juga merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan stunting. Hak anak untuk mendapatkan perlindungan dari penyakit berbahaya harus dipenuhi melalui akses yang mudah terhadap imunisasi yang aman dan terjamin oleh pemerintah. Masyarakat diharapkan memanfaatkan layanan imunisasi yang tersedia secara gratis di Posyandu atau Puskesmas guna menjaga kesehatan anak-anak dan mencegah terjadinya stunting di masa depan.
Dengan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya nutrisi dan perawatan kesehatan bagi anak-anak, diharapkan dapat mengurangi angka stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas pada masa akan datang di Kabupaten Aceh Utara. (Advetorial)








