Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, mengatakan sebagian besar dari mereka yang meninggal adalah jemaah haji yang tidak terdaftar. Laporan pemerintah mengenai krisis ini awalnya menyebutkan 16 agen perjalanan sebagai pihak yang bertanggung jawab.
“Agen perjalanan yang memfasilitasi perjalanan mereka tidak menawarkan layanan apa pun kepada mereka,” katanya.
“Perdana Menteri telah memerintahkan pencabutan izin perusahaan-perusahaan ini, manajer mereka dirujuk ke jaksa penuntut umum dan pengenaan denda untuk memberi manfaat bagi keluarga jamaah yang meninggal karena mereka,” demikian pernyataan kabinet Mesir.
Saudi Sebut Suhu Panas Ekstrem Picu Banyak Jemaah Meninggal
Pejabat senior Saudi membela pengelolaan ibadah haji yang dilakukan kerajaan setelah berbagai negara melaporkan lebih dari 1.100 jemaah meninggal.
“Negara tidak gagal, tapi ada kesalahan penilaian di pihak masyarakat yang tidak menyadari risikonya,” kata pejabat tersebut kepada AFP dalam komentar pertama pemerintah mengenai jumlah jemaah yang meninggal.
Pejabat senior Saudi mengatakan pemerintah Saudi telah mengkonfirmasi 577 kematian dalam 2 hari tersibuk ibadah haji, yakni hari Sabtu (15/6) ketika jemaah berkumpul di Arafah dan Minggu (16/6) ketika jemaah melakukan ritual di Mina.
“Ini terjadi di tengah kondisi cuaca buruk dan suhu yang sangat ekstrem,” kata pejabat tersebut sambil mengakui bahwa jumlah 577 jemaah haji hanya sebagian dan tidak mencakup seluruh jemaah haji yang secara resmi berakhir pada Rabu (19/6).
Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam dan semua umat Islam yang mampu harus menyelesaikannya setidaknya satu kali seumur hidup. Saudi mengatakan 1,8 juta jemaah haji ambil bagian tahun ini, jumlah yang sama dengan tahun lalu, dan 1,6 juta orang berasal dari luar Saudi.
Haji, yang waktunya ditentukan oleh kalender Hijriah, jatuh lagi tahun ini selama musim panas yang terik di Saudi. Suhu mencapai 51,8 derajat Celcius di Masjidil Haram di Makkah pada hari Senin (17/6).
Jemaah yang tidak terdaftar tidak memiliki akses terhadap fasilitas yang dimaksudkan untuk membuat ibadah haji lebih nyaman, termasuk tenda ber-AC. (Int)







