HUKUM  

Tim Pusat Pembinaan Mental TNI-AD Beri Pembekalan Bintalidjuang di Yonarhanud 11/WBY

arhanud 11

FORUM MEDAN | Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan Maluku) Yonarhanud 11/WBY beserta Persit dan Korum mengikuti kegiatan Pembekalan Bintalidjuang dari Tim Pusat Pembinaan Mental TNI AD di Aula Geladi Beratap Batalyon Arhanud 11/WBY, Jum’at (6/8).

Dalam sambutannya Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman S.I.P mengucapkan selamat datang kepada Tim dari Pusat Pembinaan Mental TNI AD yang dipimpin Kasubdit Bintalidjuang Kolonel Inf Eko Astono J. Kalimantoro dan juga mengucapkan terimakasih atas dilaksanakannya pembekalan terhadap Prajurit dan Persit Batalyon Arhanud 11/WBY sebelum berangkat ke daerah operasi.

“Kegiatan Bintal ini sangat bernilai positif bagi prajurit Batalyon Arhanud 11/WBY dihadapkan dengan tugas yang akan diemban di Maluku yaitu melaksanakan tugas operasi pengaman daerah rawan”, ungkap Dansatgas.

“Seluruh prajurit Satgas harus serius dan fokus konsentrasi dalam mengikuti kegiatan ini, apabila ada hal-hal yang kurang dipahami atau kurang dimengerti harus ditanyakan supaya pada saat melaksanakan tugas nantinya menjadi yakin, aman dan lancar serta tidak ada prajurit yang berbuat pelanggaran terhadap peraturan atau hukum yang berlaku”, imbuhnya.

Dalam ceramahnya Kolonel Inf Eko menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan mental sangat penting dan signifikan serta memiliki nilai strategis guna membangun mental prajurit baik dari aspek kerohanian, mental ideologi maupun mental kejuangan.

“Bagi prajurit yang akan melaksanakan tugas operasi pengamanan daerah rawan lebih khususnyadi wilayah Maluku dengan kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial yang sangat khas, kesiapan mental prajurit harus benar-benar cukup sehingga prajurit tersebut memiliki pola fikir, pola sikap dan pola tindak sesuai dengan kode etik keprajuritan serta selalu memiliki rasa nasionalisme yang tinggi dan selalu berpegang teguh kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI”, terang lulusan Akmil 1988 ini.

Adapun beberapa penekanan yang disampaikan dalam pembekalannya diantaranya mengenai Bintal Kejuangan, Bintal Rohani terwujudnya Imtak (keimanan, ketaqwaan dan akhlak/moral), Bintal Ideologi terwujudnya Nasionalisme (soliditas,disiplin, kesetiaan kepada NKRI), Bintal Kejuangan terwujudnya Militansi (rela berkorban, pantang menyerah, keperwiraan, keteladanan dan etos kerja).

 Sebelum kegiatan pembekalan selesai, Ketua Tim tidak lupa berpesan agar baik Personel yang melaksanakan tugas operasi, Korum maupun Persit sama-sama memegang komitmen saling menjaga kepercayaan yang diberikan demi berhasilnya tugas yg diemban secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *