FORUM JAKARTA | Reda Manthovani selaku Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dalam rangka memperkuat kepatuhan tata kelola sektor hulu minyak dan gas bumi. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (9/3/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektoral antara Kejaksaan RI melalui bidang Intelijen dengan PHE. Kolaborasi tersebut dilandasi semangat saling mendukung, memperkuat, dan melengkapi sesuai visi serta fungsi masing-masing lembaga.
Dalam sambutannya, Reda Manthovani menegaskan bahwa meskipun Jamintel dan PHE memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan keberhasilan pembangunan nasional melalui penyediaan energi yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.
“Keberadaan PKS ini akan semakin mengukuhkan optimalisasi pelaksanaan pendampingan dan pengawalan guna menjaga keberhasilan percepatan pembangunan, khususnya di sektor pengelolaan hulu minyak dan gas bumi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kerja sama ini juga bertujuan mendukung percepatan berbagai program pembangunan nasional yang menjadi tanggung jawab bersama antara PHE dan Kejaksaan RI melalui Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.
Jamintel menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi PHE dalam mengelola sekitar 37 blok wilayah kerja migas di Indonesia. Karena itu, Kejaksaan RI melalui kewenangan intelijen penegakan hukum berkomitmen untuk bersinergi guna memastikan seluruh proses pengelolaan migas berjalan sesuai aturan.
Pendampingan tersebut mencakup penguatan tata kelola, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta upaya pencegahan berbagai potensi tindak pidana, terutama tindak pidana korupsi di sektor energi.
Menurut Reda Manthovani, kerja sama ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan demi memastikan pengelolaan sektor energi nasional berjalan transparan dan akuntabel.
Di akhir sambutannya, ia berharap perjanjian kerja sama tersebut dapat segera diimplementasikan melalui berbagai program dan kegiatan konkret sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara serta untuk mendukung keberhasilan pembangunan nasional. (re)







