Lubuk Nyarai, Sobekan ‘Surga’ di Pariaman

Lubuk Nyarai
Lubuk-Nyarai-

Sungguh indah. Eksotis dan alamiah. Suasananya juga sejuk. Lima air terjun yang berada di sekitarnya menambah nilai estetika Lubuk Nyarai sebagai lokasi pariwisata.

Lubuk Nyarai terbilang unik. Alamnya yang penuh vista menyajikan sejuta potensi wanawisata. Penggemar tracking acap terpesona menyaksikan keindahannya. Bayangkan! Di tengah pekat belantara terdapat sebuah kolam renang yang di sekitarnya lima air terjun dengan ketinggian berbeda. Sisi-sisi kolam itu dihiasi jejeran aneka warna batu granit nan indah. Sungguh menakjubkan!

Kolam unik itu disebut Lubuk Nyarai. Lokasinya berada di hutan Gamaran, Desa Korong Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Untuk sampai ke lubuk ini, mesti melewati lebatnya pepohonan. Dibutuhkan waktu sekitar 1 hingga 2 jam berjalan kaki menembus belantara Gamaran. Sensasi alam inilah yang justru menarik minat banyak wisatawan.

Lokasi wisata Lubuk Nyarai masih ‘perawan’. Jarang dijamah orang. Sepanjang perjalanan menuju air terjun dwi warna, wisatawan disambut dengan kicau burung, hewan liar seperti monyet, mawas, kedih, rusa, babi hutan dan lainnya. Tak jarang pula ada bunga bangkai (amor pophalus titanum) yang menebar bau menyengat. Bahkan, ada juga meranti, pandan raksasa dan langsat hutan yang buahnya menempel di batang pohon.

Usai melewati belantara yang penuh kicauan burung, wisatawan akan melihat sebuah pemandangan yang sangat luar biasa. Kubangan air terjun terlihat persis lembaran permadi yang sangat menakjubkan. Para wisatawan serasa sedang berada di negeri dongeng ketika melihat hamparan karpet air berwarna biru kehijauan nan indah. Di sekitar karpet air itu, terdapat tebing bebatuan yang ditumbuhi lumut hijau bagai sebuah lukisan. Warga menyebut hamparan karpet air hijau itu Lubuk Nyarai. Hamparan Lubuk Nyarai yang dikelilingi batu granit raksasa menyerupai tebing dengan ketinggian delapan meter akan lebih dulu menyapa wisatawan. Lubuk itu terbentuk dari kubangan air terjun kecil di sekitarnya. Pengunjung akan dibuai dengan keasrian alam dan dijamin betah berlama-lama berada di sana.

Bagi pecinta alam dan bag packer, Lubuk Nyarai seakan menjadi ‘sobekan’ keindahan surga. Selain dijadikan tempat rekreasi, lokasi ini juga cocok untuk kegiatan berkemah. Tak jauh dari Lubuk Nyarai, terdapat sejumlah air terjun dengan ketinggian berbeda. Salah satunya air terjun Babang. Air terjun ini memiliki tiga tingkatan. Kubang tingkat pertama relatif dangkal. Tingkat kedua ketinggiannya mencapai 20 meter. Sedangkan air terjun tingkat tiga jarang dikunjungi karena jaraknya cukup jauh.

Bukan hanya air tejun Babang, di sekitar Lubuk Nyarai juga terdapat air terjun Belek yang lazim disebut hidden place Sumatera Barat. Ketinggiannya sekitar 15 meter. Air terjun ini tergolong sunyi dan tenang.

Di kawasan hutan Gamaran juga terdapat satu lagi tempat wisata air terjun. Dinamakan air terjun Talago. Airnya lebih dingin dan lebih hijau. Lubuknya juga lumayan luas. Air terjun Talago berjarak sekitar 7 jam dari air terjun Nyarai. Memang, bukan perjalanan biasa untuk sampai ke sana. Ketahanan fisik, kesiapan logistik dan keperluan lain mesti siap sedia jika ingin bertemu dengan air terjun tersebut.

(Foto-foto bersumber dari piamanexplore.com)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *