FORUM JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberi pembekalan antikorupsi untuk pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Gedung Pusat Edukasi AntiKorupsi KPK, Jakarta, Senin (27/6/2022). Untuk Selasa (28/6/2022), pembekalan antikorupsi untuk pengurus Partai Golkar.
Pembekalan untuk PDIP akan diikuti secara langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup I Made Urip dan Ketua DPP Bidang Koperasi Mindo Sianipar.
“Sesuai konfirmasi yang kami terima tiga Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidajat, I Made Urip, dan Mindo Sianipar beserta 11 orang pengurus PDIP Pusat lainnya akan hadir secara langsung,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding, Senin (27/6/2022) pagi.
Adapun kegiatan ini merupakan rangkaian dari program executive briefing kepada 20 pimpinan dan pengurus partai politik (parpol) dalam program Politik Cerdas Berintegritas (PCB).
Pembekalan antikorupsi ini akan diikuti oleh seluruh pengurus di jajaran DPP, Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh Indonesia.
“Executive briefing dan pembekalan antikorupsi dalam program PCB yang diperuntukkan bagi pengurus parpol ini merupakan salah satu upaya KPK untuk mendorong penguatan integritas di internal parpol,” ujar Ipi.
Adapun para pengurus PDIP yang tidak bisa hadir secara langsung mengikuti kegiatan pembekalan antikorupsi ini dapat mengikuti secara daring melalui akun Youtube Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB ini juga telah diikuti oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Gerindra dan Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda).
“Kami berharap setiap parpol dapat mengikuti program ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan parpol untuk mewujudkan demokrasi yang lebih baik,” ucap Ipi.
Program Politik Cerdas Berintegritas dilaksanakan KPK pada tahun 2022. Program ini menyasar pada pemberian pendidikan bagi 20 partai politik yang sudah terdaftar di KPU.
Kegiatan dibagi menjadi 21 batch. Batch pertama dilaksanakan pada 18 Mei 2022 dengan menghadirkan ketua umum partai, sekjen, dan juga bendahara umum partai. Untuk batch selanjutnya direncanakan akan digelar secara berkala per partai politik dengan menghadirkan sejumlah kadernya dalam proses pendidikan. (zas/int)







