FORUM ACEH UTARA | Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah mengambil tindakan proaktif untuk menangani masalah stunting di wilayahnya dengan menjalin kerja sama dengan Universitas Malikussaleh (Unimal). Langkah ini diambil untuk meningkatkan pemantauan dan evaluasi terhadap tingkat stunting di Aceh Utara.
Menurut Kepala DPM-PPKB Kabupaten Aceh Utara, Fuad Mukhtar, S.Sos., M.S.M, kerja sama ini bertujuan untuk mengimplementasikan langkah-langkah yang lebih efektif dalam menangani masalah kesehatan masyarakat. “Dengan kerja sama ini, diharapkan akan tercipta pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan stunting serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegahnya,” ujarnya.
Azhar menyatakan bahwa kerja sama dengan Unimal sesuai dengan aturan dan merupakan tindakan proaktif dalam mengatasi tantangan kesehatan masyarakat. Dengan dukungan ilmu pengetahuan dan riset dari perguruan tinggi, diharapkan akan tercipta strategi yang lebih terarah dan berkelanjutan dalam penanggulangan stunting.
“Berdasarkan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 sebagai pedoman dalam pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI), Perguruan Tinggi termasuk dalam struktur sebagai Koordinator Monitoring Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting,” sebutnya.
Tim gabungan yang terdiri dari tenaga medis, peneliti, dan akademisi dari Unimal akan melakukan survei menyeluruh untuk mengumpulkan data yang akurat tentang prevalensi stunting di Aceh Utara. Mereka juga akan menganalisis faktor-faktor risiko yang terkait dengan stunting serta menyusun rekomendasi untuk program-program intervensi yang lebih efektif.
“Pemkab Aceh Utara melakukan monitoring dan evaluasi (monev) bersama Universitas Malikussaleh (Unimal) karena memiliki keunggulan dibandingkan dengan instansi pemerintah, seperti kemampuan riset yang tidak dimiliki. Kolaborasi dengan Unimal sangat efektif dalam pelaksanaan monev. Pada tahun sebelumnya, kami telah bersama-sama dengan Unimal merumuskan strategi untuk percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Aceh Utara,” ungkap Fuad.
Dengan kerjasama antara Pemkab Aceh Utara dan Universitas Malikussaleh (Unimal) dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap stunting, diharapkan akan tercipta pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor penyebabnya serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegahnya. (Advetorial)







