Sambut Meugang dan Hari Raya Qurban, Pemko Lhokseumawe Terbitkan Surat Bebas PMK

Meugang
DKPP Kota Lhokseumawe mewajibkan hewan ternak untuk kurban dan meugang harus memiliki surat bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

FORUM LHOKSEUMAWE | Meugang merupakan tradisi turun-temurun di Aceh yang terus terjaga sampai saat ini. Oleh sebab itu, menyambut meugang hari Raya Qurban yang akan tiba, Pemko Lhokseumawe melalui Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPP) Kota Lhokseumawe, perlu mengantisipasi peredaran hewan qurban yang tidak layak konsumsi di tengah merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Antisipasi tersebut DKPP Kota Lhokseumawe mewajibkan hewan ternak untuk kurban dan meugang harus memiliki surat bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Kententuan dikeluarkannya Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk hewan kurban adalah sebagai upaya untuk mencegah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dan untuk menjamin daging layak dikonsumsi masyarakat Kota Lhokseumawe,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Lhokseumawe drh Afrizal, kepada media baru-baru ini.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Lhokseumawe Drh Afrizal
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Lhokseumawe drh Afrizal

Ketentuan ini sesuai surat imbauan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya tentang SKKH sudah dikeluarkan dan disebar ke seluruh desa dalam empat kecamatan di Lhokseumawe agar dapat dipatuhi oleh masyarakat.

Petugas kesehatan hewan menurut Afriza akan disiagakan untuk memeriksa seluruh hewan yang dijual untuk daging meugang dan wurban tahun ini.

“Sosialisasi tentang PMK sudah masif ke peternak. Kami imbau peternak jika melihat gejala sakit pada sapinya, agar segera melapor, sehingga kita tangan segera,” harapnya.

Data yang tercatat saat ini Lhokseumawe memiliki populasi sapi sebanyak 7.438 ekor dan kerbau 31, dengan angka infeksi PMK sebanyak 458 ekor sapi, satu diantaranya dilaporkan mati. Sedangkan sapi yang sembuh dari PMK hanya 58 ekor. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *